Harapan untuk menjadi eksportir pangan global dihadapkan pada defisit neraca perdagangan pada tiga dari empat subsektor pertanian. Membenahi ketahanan pangan domestik menjadi pekerjaan rumah utama.
Pupuk merupakan komponen penting dalam menunjang budidaya tanaman padi dan komoditas pertanian lainnya. Penguatan kemandirian industri dan aksesibilitas yang semakin terjangkau bagi petani menjadi pilar penting dalam menciptakan ketahanan pangan Indonesia.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau penyumbang deflasi bulanan
ASEAN Food Safety Regulatory Framework Agreement (AFSRFA) memangkas hambatan teknis perdagangan yang selama ini dihadapi oleh para pelaku usaha. Ini diharapkan membuka peluang ekspor produk-produk pangan Indonesia ke ASEAN.
Artikel ini merupakan opini Ketua DPC Partai Gerindra Humbang Hasundutan, Sumatera Utara sekaligus Pemerhati Kebijakan Publik dari Universitas Padjajaran, Hendri Tumbur
Alhasil, kondisi ini berpotensi menekan produksi pertanian, mengganggu ketersediaan air, meningkatkan risiko gagal panen, hingga menguji target swasembada pangan yang tengah dikejar pemerintah.
Untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tidak terkontraksi di tengah disrupsi dan ketidakpastian, pemerintah kembali menggelontorkan stimulus ekonomi sebagai bantalan. Sepanjang 2026, pemerintah mengalokasikan dana stimulus ekonomi hampir Rp 40 triliun.
Selain pengelolaan air, penerapan pola tanam yang adaptif juga menjadi kunci dalam menghadapi dampak El Nino
Kemampuan memproduksi pangan secara mandiri tidak lagi cukup untuk memproteksi suatu negara dari guncangan sistemik global. Ketahanan pangan memiliki ukuran yang lebih luas, bukan sekadar swasembada.
Ditargetkan, ada 25 lokasi PSEL di 62 kabupaten/kota yang akan rampung dibangun dalam waktu tiga tahun ke depan.
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2026 terbit sebagai langkah memperketat arus masuk komoditas asing. Kebijakan ini hadir untuk mengakselerasi program swasembada pangan nasional dengan mengatur ulang tata kelola impor produk pertanian dan peternakan.
Cadangan beras di Perum Bulog tercatat sebanyak 4,91 juta ton, yang mana merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah.
Menampilkan 12 dari 27 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.