Investor Relations Forum 2026 vol 2: Reformasi Pasar Modal Tingkatkan Kepercayaan di Era Ketidakpastian Global

Forum diskusi SUAR dengan pemangku kepentingan terkait Reformasi Pasar Modal Diselenggarakan pada 11 Mei 2026.

Di tengah dinamika ekonomi dunia yang semakin tidak menentu mulai dari gejolak geopolitik, perlambatan ekonomi global, hingga perubahan arah kebijakan moneter kepercayaan menjadi fondasi utama keberlanjutan pasar modal. Investor Relations Forum 2026 hadir sebagai ruang strategis bagi regulator, emiten, investor, analis, dan pelaku industri untuk membahas arah reformasi pasar modal Indonesia dalam membangun ekosistem investasi yang lebih transparan, kredibel, dan berdaya tahan.

Forum ini akan mengupas berbagai isu penting mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, keterbukaan informasi, perlindungan investor, transformasi digital pasar modal, hingga strategi perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik di tengah volatilitas global. Melalui diskusi mendalam bersama para pemangku kepentingan dan praktisi terkemuka, peserta akan memperoleh insight, perspektif, dan peluang kolaborasi untuk menghadapi tantangan pasar ke depan.

Investor Relations Forum 2026 bukan sekadar forum diskusi, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi dan membangun optimisme baru terhadap masa depan pasar modal Indonesia yang lebih sehat, inklusif, dan terpercaya.

Rundown Acara

Rundown Acara

Waktu Detail Acara
12.00 – 13.00 Registrasi
13.00 – 13.10 Opening by MC & Henny Lestari
13.10 – 13.25 Keynote Speech 1: Friderica Widyasari Dewi
13.25 – 13.30 Keynote Video: Airlangga Hartarto
13.30 – 15.00 Diskusi Panel & Tanya Jawab Panel: Jeffrey Hendrik, Okki Ramadhana, Tigor M. Siahaan, Michael T. Tjoajadi
15.00 – 16.00 Q&A with Mukhamad Misbakhun
16.00 – 16.45 Q&A with Pandu Sjahrir
16.45 – 16.50 Closing

Laporan Spotlight "Reformasi Pasar Modal"

Sebelumnya, SUAR telah melakukan liputan serta kajian komprehensif mengenai dinamika pasar modal nasional, transformasi tata kelola perusahaan, serta berbagai upaya penguatan transparansi dan perlindungan investor di tengah ketidakpastian ekonomi global. Berdasarkan hasil penelusuran dan diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, teridentifikasi sejumlah aspek kunci yang perlu diperkuat untuk meningkatkan kepercayaan pasar, antara lain penguatan keterbukaan informasi emiten, peningkatan kualitas komunikasi investor relations, percepatan transformasi digital layanan pasar modal, serta konsistensi implementasi regulasi dan tata kelola perusahaan yang baik.

Selain itu, Tim SUAR juga menghimpun pandangan dari pelaku pasar, emiten, investor institusi, regulator, analis, dan praktisi keuangan melalui Survei Semesta Dunia Usaha guna memetakan berbagai tantangan dan peluang dalam reformasi pasar modal Indonesia. Temuan tersebut menjadi dasar perumusan langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh oleh regulator dan pelaku industri untuk memperkuat stabilitas pasar, meningkatkan partisipasi investor, memperluas kepercayaan publik, serta mendorong terciptanya ekosistem investasi yang lebih sehat, transparan, dan berdaya saing global.

Ringkasan Eksekutif: Keterbukaan Pasar Modal Bersaing di Level Global
Transparansi di bursa saham, menjadi syarat utama agar industri keuangan Indonesia selevel dengan pasar modal kelas dunia.
Buka-bukaan di Pasar Modal (1)
Otoritas keuangan mengusahakan realisasi transparansi pasar modal secepatnya. Publik tak ingin mutu sektor industri keuangan terdegradasi.
Membuka Detail Klasifikasi Investor (2)
Sebagai langkah transparansi, otoritas menyempurnakan klasifikasi investor lebih granular. Menempatkan BEI sejajar dengan bursa di negara maju.
Memadukan Cara India dan Gaya Hong Kong (3)
Indonesia bisa belajar mengelola pasar bursa dari praktik terbaik di dunia. Yang dilakukan bursa di India dan bursa di Hong Kong persis yang direncanakan di bursa Indonesia.
Ringkasan Eksekutif Diskusi Road to Indonesia IRF 2026: Keterbukaan Butuh Ruang Dialog
Bursa Efek Indonesia (BEI) pun berkomitmen dan bersemangat untuk menjadikan transparansi sebagai syarat utama membangun kepercayaan pasar.

Liputan Khusus Reformasi Pasar Modal: Membangun Kepercayaan, Menggerakkan Pertumbuhan

Refleksi Pasar Modal Indonesia Kuartal I - 2026
Pasar modal Indonesia melewati kuartal pertama (Q1) tahun 2026 dengan dinamika yang cukup kontras. Optimisme yang terbangun di awal tahun seketika diuji oleh eskalasi konflik di Timur Tengah pada bulan Maret.
Tata Kelola dan Jaga Kepercayaan Investor Jadi Senjata SCF Hadapi Gejolak Global
Penguatan tata kelola (governance) menjadi fondasi utama pertumbuhan industri securities crowdfunding (SCF) di Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kerja Keras Pulihkan Kepercayaan Investor
Reformasi tata kelola pasar modal yang tengah dan terus berjalan diharapkan bisa memulihkan lagi kepercayaan.

Liputan lengkap acara Roundtable Decision terdahulu

Ringkasan Eksekutif Diskusi Road to Indonesia IRF 2026: Keterbukaan Butuh Ruang Dialog
Bursa Efek Indonesia (BEI) pun berkomitmen dan bersemangat untuk menjadikan transparansi sebagai syarat utama membangun kepercayaan pasar.
Berdaya Saing Global Lewat Keterbukaan (1)
Pasar modal Indonesia melakukan reformasi demi daya saing global. Dilakukan melalui peningkatan transparansi dan penguatan tata kelola.
Memperkuat Kepercayaan dengan Komunikasi Andal (2)
Investor relations menjadi jembatan antara perusahaan tercatat dengan stakeholder. Melalui komunikasi yang terbuka, pengambilan keputusan jadi optimal.

Bergabunglah Bersama Para Pemimpin Pasar Modal Indonesia

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari percakapan penting yang akan membentuk masa depan pasar modal Indonesia.

Daftar Sekarang

Simak acara SUAR lainnya

Jadi anggota SUAR untuk menjadi peserta acara diskusi ekslusif

Dukung SUAR Sekarang
Ω