Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.
“Kebenaran mungkin saja kalah di satu titik, tetapi kebenaran tidak akan pernah salah,” (Retno Marsudi - Menteri Luar Negeri 2014 - 2024)
Manajemen Krisis Pariwisata: Perlu Skema Pemulihan UMKM
Erupsi Gunung Anak Krakatau turut menekan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata. Pengamat menilai perlu adanya skema pemulihan bagi UMKM terdampak.
Pemerintah perlu menyiapkan instrumen pemulihan ekonomi bagi UMKM terdampak. Salah satunya melalui relaksasi atau pengurangan kewajiban pajak selama aktivitas usaha belum kembali normal.
Fenomena Kredit Investasi yang Melambung dan Perlunya Pengelolaan Kehati-hatian
Pertumbuhan kredit investasi mencatatkan rekam jejak impresif dengan konsistensi pertumbuhan di atas 20% secara tahunan (year-on-year) setiap bulannya sejak awal tahun hingga Juli 2026. Tercatat hanya 1 kali yakni pada bulan April pertumbuhan kredit di bawah 20%.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit investasi mengalami tren kenaikan pertumbuhan sejak Mei 2026. Pada bulan Mei 2026, pertumbuhan kredit investasi mencapai 21,95% secara tahunan (Year on Year/YoY), dilanjutkan bertumbuh menjadi 24,9% YoY pada Juni 2026, dan 25,13% YoY pada Juli 2026.
Pupuk Organik Ramah Lingkungan, tapi Tak Populer Digunakan Petani
Meskipun secara ilmiah terbukti lebih ramah lingkungan, tingkat penyaluran pupuk organik bersubsidi melalui PT Pupuk Indonesia ke petani masih rendah. Penguatan kapasitas petani dinilai menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan serapan pupuk organik bersubsidi.
Data PT Pupuk Indonesia menunjukkan, realisasi penyaluran pupuk petroganik atau pupuk organik yang diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik sepanjang 2026 berada di angka 265 ribu ton. Hal ini berarti tingkat serapannya baru mencapai 41.2% dari total alokasi 642 ribu ton.
Kredit Korporasi Perbankan Masih Menggiurkan dan Terus Bertumbuh
Penyaluran kredit korporasi masih menjadi kontributor utama portofolio kredit bank jumbo di tengah masih derasnya laju pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Mengutip materi paparan publik PT Bank Central Asia Tbk (BCA), kredit korporasi menjadi segmen dengan kontributor terbesar dengan 49,6% dari total penyaluran kredit BCA pada triwulan II-2026. Porsi kredit korporasi BCA terus alami tren kenaikan. Pada Juni 2025 porsinya sebesar 47,1%. Sempat turun pada September 2025 dengan porsi 46,3%, kredit korporasi terus alami tren kenaikan hingga Juni 2026 sebesar 49,6%. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga mencatat pertumbuhan kredit pada semester I 2026. BNI mencatat pertumbuhan kredit 24% secara year on year, dengan kredit investasi tumbuh lebih tinggi sebesar 25%.
Jeda Kenaikan Cukai Beri Ruang Industri untuk Pulih
Total penerimaan negara dari cukai hingga pertengahan tahun ini telah mencapai Rp 130,7 triliun. Angka tersebut tumbuh 3% dibandingkan tahun sebelumnya, meski baru terealisasi 53,6% dari target tahun 2026 sebesar Rp 243,5 triliun. Produksi rokok yang meningkat sepanjang 2026 ini turut dipengaruhi oleh penundaan peningkatan tarif cukai rokok untuk memulihkan serapan konsumen. Kebijakan tarif CHT merupakan instrumen fiskal ganda untuk mendongkrak penerimaan negara sekaligus mengendalikan konsumsi rokok masyarakat. Oleh karena itu, kenaikan tarif cukai hampir menjadi kebijakan rutin tahunan.
Pemberlakuan PPN Digital melalui SPP-TDLN: Pada 10 September 2026, Ditjen Pajak (DJP) akan mengimplementasikan sistem pemungutan pajak transaksi digital luar negeri (SPP-TDLN). Implementasi tahap awal ini akan dimulai melalui sistem 4 bank BUMN (Himbara).
Pengumuman Suku Bunga ECB: Pengumuman Suku Bunga Bank Sentral Eropa (ECB) akan berlangsung 10 September 2026 Keputusan ECB mengenai pelonggaran atau pengetatan moneter di Eropa akan memengaruhi arus modal asing (capital flow) ke pasar berkembang seperti Indonesia.
Demo Buruh: Sekitar 50 ribu buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan menggelar aksi serentak di sedikitnya 30 kabupaten/kota di Indonesia pada Kamis, 10 September 2026, untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR
Bagian selanjutnya tersedia khusus untuk member SUAR