Setelah mencatat defisit perdagangan dengan Thailand selama periode 2021-2025, Indonesia berharap perubahan menjadi surplus melalui kemitraan strategis yang baru.
Pemerintah Indonesia dan Australia secara resmi meluncurkan Katalis 2.0 (13/7/2026) di Jakarta sebagai kelanjutan dari keberhasilan kerjasama fase pertama (2021–2025). Upaya ini sebagai langkah strategis memperkuat ikatan kerjasama bidang perdagangan kedua negara.
Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Vietnam dalam forum Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) ke-6 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta pada 14 Juli 2026, menjadi momentum penting bagi penguatan integrasi ekonomi kedua negara anggota ASEAN ini.
Sebanyak 16 kesepakatan antara Indonesia dan India menjadi komitmen kedua negara dalam upaya optimalisasi perdagangan komersial dan investasi industri.
Pertemuan bilateral bertajuk Leaders' Retreat antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka pada 6 Juli 2026 menjadi momentum untuk penguatan pilar ekonomi kedua negara.
Tren surplus kinerja perdagangan luar negeri Indonesia akhirnya menghadapi titik balik. Efek lonjakan harga minyak dunia dan nilai Rupiah yang tertekan jadi tantangan.
Defisit neraca perdagangan pada Mei 2026 dikarenakan kinerja ekspor yang menurun, sementara impor bertumbuh.
Indonesia mampu mempertahankan surplus perdagangan pada triwulan I-2026 meski angkanya cenderung menurun. Hal itu disebabkan kenaikan nilai impor jauh melebihi ekspor.
Ekspor Indonesia pada Maret 2026 -3,10% y to y, lebih rendah dari 1,01% sebelumnya. Sementara impor untuk periode dan basis yang sama turun menjadi 1,51% dari 10,85%.
Setelah Jepang, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan diplomasinya ke Korea Selatan pada awal April 2026. Kunjungan ke Seoul menjadi langkah strategis untuk memperdalam integrasi ekonomi di Kawasan Asia Timur, terutama memperluas akses pasar dan menarik investasi.
Pemerintah Indonesia harus melakukan terobosan untuk memperkuat hubungan dagang antara Indonesia dengan Jepang. Pasalnya, surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap Jepang dalam lima tahun terakhir mulai tergerus.
Indonesia terus mencatatkan surplus neraca perdagangan di tengah guncangan perdagangan global. Meskipun berfluktuasi, beberapa komoditas berhasil mendongkrak surplus di tahun 2025.
Menampilkan 12 dari 14 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.