Membahas isu ekonomi yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan dengan mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan mendorong inovasi ramah lingkungan
Pemerintah telah menetapkan lima sektor prioritas yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor pengembangan ekonomi sirkular, yakni makanan dan minuman, tekstil, konstruksi, elektronik, serta perdagangan yang berfokus pada kemasan plastik.
Perdagangan karbon hutan Indonesia bisa jadi salah satu alternatif motor perekonomian baru.
Community investment atau investasi berbasis masyarakat merupakan pendekatan yang tergolong baru dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau yang lebih inklusif.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk memastikan transisi menuju ekonomi hijau berjalan secara berkelanjutan.
Pirolisis sendiri merupakan proses pemanasan bahan organik pada suhu tinggi tanpa udara, sehingga menghasilkan gas, cairan, dan residu padat berupa karbon aktif.
Ekonomi hijau dinilai berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia
Ditargetkan, ada 25 lokasi PSEL di 62 kabupaten/kota yang akan rampung dibangun dalam waktu tiga tahun ke depan.
Pemerintah mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Danantara
proyek Waste to Energy (WtE) yang tengah dikembangkan di tiga kota awal, yakni Bekasi, Bogor, dan Bali, dengan nilai investasi mencapai Rp2,5 triliun hingga Rp2,8 triliun per proyek.
Pemerintah daerah, terutama pemerintah kota, memasuki kondisi darurat dalam menangani sampah. Secara nasional, sekitar 40% timbulan sampah tidak terkelola. Memanfaatkan potensi sampah yang besar menjadi energi listrik menjadi salah satu upaya yang mendesak untuk dilakukan.
Bagi sektor industri dan komersial, PLTS bukan hanya soal menurunkan emisi, tetapi juga memangkas biaya operasional secara langsung.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pemerintah menargetkan bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional mencapai 19% hingga 23% pada 2030. Kebijakan bauran energi di Indonesia bertujuan meningkatkan porsi EBT secara bertahap, dengan target awal 23% pada tahun 2025. Sektor EBT mendorong adanya investasi bidang penyimpanan karbon. Di mana pasar ini diharapkan
Menampilkan 12 dari 30 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.