Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Saat kita mengungkapkan rasa syukur, kita tidak boleh lupa bahwa bentuk penghargaan tertinggi bukanlah dengan kata-kata, melainkan dengan menjalankannya dalam tindakan." (John F.Kennedy - Mantan Presiden Amerika Serikat)

49 Tahun Pasar Modal Indonesia: Jatuh, Berbenah, Bangkit, dan Terus Bertumbuh
- Sejak awal beroperasinya Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga kini hampir berusia setengah abad, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berulang kali jatuh bangun dalam terpaan krisis baik akibat tekanan global maupun persoalan dalam negeri. Momentum 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia pada 10 Agustus 2026 seolah menjadi pengingat soal resiliensi pasar modal untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperbaiki diri setiap kali menghadapi guncangan.
- Titik awal pasar modal tercatat pada 10 Agustus 1977 ketika pemerintah meresmikan kembali pasar modal dengan PT Semen Cibinong sebagai emiten pertama. Perlahan tapi pasti pasar modal Indonesia terus bertumbuh. Berbagai inovasi dan pembenahan terus dilakukan. Tidak pelak juga berbagai jatuh bangun jebloknya IHSG mewarnai pasar modal Tanah Air. Namun, BEI terus berbenah dan terus berkembang menjadi pasar modal terbesar di kawasan.


Daya Bayar UMKM Tergerus, Mitigasi Risiko KUR Harus Lebih Serius
- Penelitian terbaru IFG Progress mengungkapkan temuan bahwa peningkatan nilai penyaluran rata-rata Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp5,9 juta pada 2009 menjadi Rp39,1 juta pada 2023 tidak menunjukkan timbal balik dengan peningkatan nilai tambah dan produktivitas UMKM. Akibatnya, meski besaran KUR terus-menerus dikucurkan terhadap pelaku UMKM yang merupakan 99% proporsi pelaku usaha di Tanah Air, kontribusi UMKM terhadap PDB baru menyentuh 61,1% pada tahun 2025, sementara kontribusi terhadap nilai ekspor nasional baru menyentuh 14,4%.

Gandeng Cina, Pemerintah Jadikan Madura Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Pemerintah mendorong Madura menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur, melalui pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Kabupaten Bangkalan. Langfkah ini jadi bagian dari implementasi konsep Two Countries Twin Parks (TCTP). Konsep ini merupakan model kerja sama pengembangan kawasan industri antara Indonesia dan Tiongkok yang menghubungkan kawasan industri di kedua negara.
- Sejumlah klaster industri dari Tiongkok direncanakan akan dikembangkan di Kawasan Industri Wiraraja Madura, di antaranya industri cokelat, matras, tekstil, hingga benang, serta berbagai sektor manufaktur padat karya lainnya.
- Langkah tersebut ditujukan agar realisasi investasi dapat segera dimulai dan memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi di Madura dan Jawa Timur.

El Nino Bikin Perusahaan Air Minum Pasang Strategi Bertahan
- Perusahaan air minum khususnya badan usaha milik daerah (BUMD) salah satu yang paling terdampak atas fenomena El Nino yang memicu kemarau Panjang dan kekeringan tahun ini. Perusahaan penyelenggara layanan air minum pun dituntut menerapkan strategi berbasis risiko.
Perubahan iklim ini dampaknya sudah dirasakan oleh hampir seluruh penyelenggara pelayanan air minum di Indonesia. El Nino yang sudah terjadi beberapa kali ini menuntut perusahaan untuk beradaptasi dengan mempersiapkan strategi baru. Dan mengubah cara berpikir dari sekadar mengelola operasional harian menjadi mengelola risiko secara sistematis.


Garis Kemiskinan Meningkat, Jumlah Penduduk Miskin Menurun
- Rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase penduduk miskin Maret 2026 turun 0,18% dibandingkan September 2025 dan turun 0,40% dibandingkan Maret 2025. Jumlah orang miskin kini tercatat sebanyak 22,93 juta jiwa. Penurunan jumlah penduduk miskin ini terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Jumlah penduduk miskin di kota berkurang sebanyak 0,35 juta orang, sementara di desa berkurang sebesar 0,08 juta orang. Berkurangnya jumlah penduduk miskin ini terjadi di tengah perubahan angka garis kemiskinan. Angka garis kemiskinan merupakan nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan bukan makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin. Penduduk dikatakan miskin ketika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.


Laporan Survei Penjualan Eceran Juni 2026 rencananya akan dirilis oleh Bank Indonesia (BI) pada Selasa 11 Agustus 2026. Untuk membaca laporan ini selengkapnya dapat diunduh di situs resmi BI yakni www.bi.go.id. Laporan ini menjadi penting untuk pelaku dunia usaha untuk melihat geliat perekonomian dari penjualan ritel atau eceran.
UMKM Finance Summit 2026 rencananya akan diselenggarakan pada Selasa 11 Agustus 2026 pukul 08.15 WIB sampai selesai di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta. Hadir sebagai pembicara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae; Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakun; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR