Perkembangan terkini di dunia saham, termasuk kinerja emiten, tren pasar, dan kebijakan yang memengaruhi pergerakan investasi.
IPO RANS menegaskan kapasitas industri hiburan menghasilkan ekosistem yang dapat menggerakkan ekonomi. Mengusung visi kekayaan intelektual sebagai tengara sebagai perusahaan media.
Setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), kini giliran S&P Dow Jones Indices yang menempatkan pasar saham Indonesia sebagai salah satu negara yang berpotensi turun kasta ke dalam kategori pasar perbatasan (frontier market).
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7/2026), sekaligus menjadi emiten keenam yang melantai di pasar modal sepanjang 2026. Emiten ini juga jadi perusahaan kelima melantai bursa sepanjang pekan ini.
Perusahaan alat kesehatan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) dan perusahaan industri telekomunikasi PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi melantai bursa Rabu 8 Juli 2026.
Dua perusahaan, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), tetap percaya diri melaksanakan penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah ketidakpastian ekonomi dan tensi geopolitik global.
Di tengah ketidakpastian makroekonomi, para pelaku pasar kini tidak lagi sekadar memelototi pertumbuhan ekonomi atau laporan keuangan emiten. Kredibilitas dan kedisiplinan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini menjadi penentu baru arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Investor lokal akan menjadi fondasi utama ketahanan (resilience) pasar modal Indonesia. Karena itu, BEI memfokuskan reformasi pasar modal untuk membangun investor yang tidak hanya bertambah secara jumlah, tetapi juga semakin berkualitas.
Dalam jangka pendek, para nahkoda baru pasar modal ini harus menghadapi tantangan memulihkan kepercayaan investor sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa kembali melesat.
Posisi BEI saat ini masih berada di peringkat ke-19 dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan peringkat ke-17 berdasarkan nilai transaksi. Karena itu, berbagai langkah transformasi akan dilakukan sepanjang masa jabatan direksi periode 2026–2030.
MSCI memutuskan Indonesia tetap berada dalam klasifikasi emerging market. Namun, mereka memberi tenggat hingga November 2026 bagi regulator pasar modal Indonesia untuk membuktikan efektivitas reformasi yang telah diumumkan.
Di tengah ketidakpastian, gejolak, dan reformasi pasar modal, sebanyak enam perusahaan siap melantai bursa pada Juli 2026. Kehadiran calon enam emiten baru ini memberi angin segar bahwa ada emiten yang tetap meyakini pasar modal Tanah Air dalam kondisi baik.
BEI perlu mengetahui secara spesifik informasi apa yang dianggap belum tersedia, terutama terkait ketersediaan informasi bagi investor global dan standar transparansi yang digunakan dalam penilaian.
Menampilkan 12 dari 96 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.