Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia kini terdepan untuk menjadi pusat hub pangkalan data regional. Tercatat Indonesia memiliki 200 data center dan menjadikannya menduduki posisi pertama di ASEAN.
Industri mi instan Indonesia memiliki potensi pasar yang luar biasa besar di pasar global. Ironisnya, bahan bakunya berupa gandum masih bergantung pada impor dari negara lain.
Pemenuhan kebutuhan gula domestik masih bergantung pada impor. Peningkatan kapasitas pabrik gula dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor masih menjadi pekerjaan rumah semua pihak.
Akselerasi pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa kini menjadi prioritas pemerintah Indonesia untuk melindungi pusat ekonomi nasional di Pulau Jawa.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada pertengahan 2024, penetrasi mobil listrik merek BYD menunjukkan performa yang cukup gemilang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tren penjualan BYD terus meningkat dan mendominasi.
Di triwulan terakhir tahun 2025, Laporan Perbankan Bank Indonesia menyebutkan penyaluran kredit tumbuh sebesar 6,59% dibandingkan triwulan III-2025. Kredit konsumsi menurun. Sebaliknya, kredit modal kerja dan kredit modal usaha meningkat.
Lanskap risiko global berdasarkan laporan World Economic Forum mengalami perubahan dalam dua tahun terakhir. Begitu pula dengan risiko yang dihadapi Indonesia.
Akhir Januari 2026 akan menjadi puncak negosiasi terkait tarif resiprokal Amerika Serikat untuk Indonesia. Indonesia mendapat pengecualian tarif bea masuk untuk sejumlah komoditas unggulan. Namun, AS berharap mendapatkan askes terhadap sektor mineral kritis Indonesia.
AI kini juga mampu mendeteksi dini dan memberikan rekomendasi perbaikan mesin hingga 70 hari sebelum kerusakan terjadi
Siaran Pers
Nilai transaksi saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) trennya terus meningkat. Selain menargetkan nilai transaksi yang lebih besar tahun ini, Harbolnas menjadi ajang untuk memperluas dominasi produk lokal.
Kebijakan transisi energi perlu mengatur ulang skema tarif berbasis biaya, mempercepat reformasi power purchase agreement, meningkatkan pendanaan publik untuk sektor panas bumi dan PLTS, serta memastikan percepatan pembangunan jaringan transmisi agar risiko proyek dapat ditekan lebih rendah
Menampilkan 12 dari 16 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.