Terobosan industri kelapa sawit kian diperhitungkan sebagai produk hilir yang menjanjikan. Dari bensin hingga sirup, inovasi membuktikan produktivitas sawit tidak berhenti pada produk pangan.
Pemerintah mendorong pengembangan ekosistem industri pengolahan oleh koperasi. Pasokan yang ajek dan akses pasar jadi tantangan
Dunia tengah menghadapi krisis keamanan energi besar yang diperkirakan akan meninggalkan dampak jangka panjang terhadap pola investasi global.
Di tengah tingginya harga dan permintaan crude palm oil di pasar global, banyaknya pabrik kelapa sawit yang membeli tandan buah segar di bawah harga yang telah ditetapkan sehingga menekan para petani khususnya petani sawit.
Pemerintah terus mensosialisasikan tata kelola ekpor SDA yang baru. Pengusaha belum punya pijakan aturan teknis.
Pemerintah memperketat keran ekspor komoditas andalan nasional, khususnya kelapa sawit, batu bara, dan paduan logam (ferro-alloy). Kebijakan ini mewajibkan seluruh aktivitas ekspor komoditas tersebut dilakukan secara terpusat melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk oleh pemerintah.
Meski sebagian besar transaksi ekspor komoditas sawit dilakukan menggunakan mata uang dolar AS, namun industri ini masih hadapi tekanan kenaikan biaya yang terus meningkat.
Sebagian besar proses penanganan Satgas PKH di sektor perkebunan sebenarnya telah selesai. Namun, masih ada beberapa pengusaha yang menunda pembayaran dengan sambil menunggu proses klarifikasi ulang.
Bungkil inti sawit memiliki kandungan protein dan energi yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak terutama untuk sapi bunting, sapi laktasi, ataupun sapi anak.
Ironi menyelimuti pasar domestik Indonesia ketika harga minyak goreng terus merangkak naik di negara produsen sawit terbesar dunia. Data Kementerian Perdagangan menunjukkan tren kenaikan harga pada semua jenis minyak goreng sejak pertengahan Maret hingga April 2026.
Penerapan traceability atau ketertelusuran rantai pasok dinilai menjadi kunci bagi keberlanjutan ekspor komoditas Indonesia di tengah tekanan regulasi global seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR).
Dampak ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kini mulai meluas, tak terkecuali bagi komoditas ekspor unggulan Indonesia, yakni minyak sawit. Negara-negara di kawasan Timur Tengah merupakan pasar strategis minyak sawit Indonesia, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Menampilkan 12 dari 13 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.