Kebijakan, aksesibilitas, serta inovasi produk kredit yang berdampak pada pelaku usaha dan masyarakat.
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuktikan ketangguhannya sebagai tulang punggung ekonomi, tergambar lewat Indeks Bisnis UMKM BRI yang masih ekspansif di kuartal II-2026.
Kredit konsumsi saat ini memang cukup menarik bagi perbankan karena memiliki pasar yang luas, kebutuhan yang relatif berulang, serta karakter produk yang lebih mudah distandardisasi.
Terdapat ruang yang masih terbuka bagi industri keuangan, termasuk pembiayaan digital, untuk memperluas akses kredit kepada kelompok yang belum sepenuhnya terlayani.
Peran strategis Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tidak terlepas dari fungsinya sebagai agen pembangunan yang mendorong stabilitas sistem keuangan nasional.
Lanskap industri perbankan nasional yang dinamis menunjukkan Bank Umum menguasai aset hingga kisaran 90%. Penguasaan ini semakin memperlihatkan jurang pemisah yang semakin dalam antara Bank Umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR).
Bunga pinjaman PNM Mekaar direncanakan turun hingga 8%. BIsa berdampak negatif bagi lembaga pembiayaan mikro
Industri otomotif nasional kembali menguat ditopang performa penjualan roda empat di paruh pertama tahun 2026. Sejalan dengan itu, pembiayaan untuk sektor ini juga kian bertumbuh.
Langkah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan secara agresif sepanjang Mei hingga Juni 2026 menandai era baru kebijakan moneter ketat. Setelah sempat bertahan lama di level 4,75%, BI menaikkan suku bunga ke angka 5,25% pada Mei dan dilanjutkan pada Juni menjadi 5,75%.
Otoritas Jasa Keuangan mencatat adanya akselerasi pembiayaan hijau pada sektor kendaraan listrik (EV) per Maret 2026. Kondisi ini melanjutkan tren lonjakan yang terjadi di tahun sebelumnya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan ketahanan industri perbankan nasional tetap terjaga meskipun menghadapi ketidakpastian global, seiring dengan proyeksi pertumbuhan kredit dan likuiditas yang masih kuat pada awal 2026.
Pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2026 sebesar Rp279,53 triliun agar mampu mendorong permintaan dan konsumsi dalam negeri demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Penyaluran total kredit UMKM industri perbankan pada 2025 stagnan. Namun, ada perubahan pola distribusi penyaluran kredit baik pada debitor skala mikro, kecil, dan menengah.
Menampilkan 12 dari 18 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.