Komitmen besar kembali ditunjukkan oleh investor asal Tiongkok dengan mengucurkan investasi sebesar Rp 15 triliun untuk mengembangkan industri kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Pasar kendaraan terelektrifikasi di Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang menarik pada pertengahan tahun 2026. Sejumlah merek bersaing menjadi yang teratas dalam penjualan.
Membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah. Ada potensi terjadinya antrean panjang di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) akibat kemampuan pengisian daya (charging rate) yang rendah.
Otoritas Jasa Keuangan mencatat adanya akselerasi pembiayaan hijau pada sektor kendaraan listrik (EV) per Maret 2026. Kondisi ini melanjutkan tren lonjakan yang terjadi di tahun sebelumnya.
Pemerintah memiliki momentum dalam mempercepat transformasi menuju mobilitas berkelanjutan melalui penguatan ekosistem kendaraan listrik (EV). Saat ini, skema insentif terbaru sedang disiapkan untuk memberi stimulus bagi produsen maupun konsumen EV.
Pasar mulai bergeser ke arah kendaraan listrik, lantaran EV dipandang sebagai alternatif yang lebih stabil dan efisien.
Tren penjualan kendaraan listrik khususnya mobil listrik sendiri memang akan terus meningkat.
Insentif yang diberikan oleh pemerintah ini juga masih menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap kendaraan listrik
Pemerintah perlu membuat kebijakan efektif dalam penggunaan energi terbarukan. Cukai emisi bisa hasilkan Rp40 triliun per tahun.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada pertengahan 2024, penetrasi mobil listrik merek BYD menunjukkan performa yang cukup gemilang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tren penjualan BYD terus meningkat dan mendominasi.
Industri otomotif Indonesia menunjukkan resiliensinya selama kuartal pertama 2026. Meskipun dibayangi ketidakpastian ekonomi dunia, total penjualan ritel mobil selama kuartal 1-2026 mencapai 211.905 unit, tumbuh tipis 0,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 210.766 unit.
Untuk mendorong perluasan penggunaan kendaraan listrik di tanah air, penyediaan infrastruktur berupa stasiun pengisian daya digenjot pemerintah. Hingga tahun 2030, pemerintah merencanakan penambahan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga 62.918 stasiun di lokasi-lokasi strategis.
Menampilkan 12 dari 15 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.