Strategi, regulasi, dan peluang investasi dari berbagai sektor dengan menampilkan perspektif regulator, pelaku usaha, dan masyarakat.
Sentimen musiman sell in May and go away kembali mengemuka di pasar modal Indonesia pada akhir April 2026, beriringan dengan meningkatnya tekanan global dan fokus investor terhadap evaluasi MSCI.
Pasar modal tak hanya kembali menyentuh level psikologis di bawah 7.000 yang terakhir 7 April lalu, tetapi ini juga merupakan titik terendah sepanjang 2026. Anjloknya pasar modal tak lain karena tekanan dua arah baik global maupun lokal.
Buku Xi Jinping: The Governance of China (Volume V) telah diterjemahkan ke 44 bahasa, termasuk Jerman, Prancis, Spanyol, dan Rusia.
Dominasi investor lokal serta pertumbuhan signifikan jumlah investor dinilai mampu meredam tekanan eksternal dan menjaga stabilitas pasar.
Reformasi yang dilakukan otoritas bersama BEI, seperti peningkatan transparansi data pemegang saham di atas 1%, pengenalan indikator High Shareholding Concentration (HSC), hingga penyesuaian batas minimal saham beredar publik (free float), telah menjadi perhatian utama penyedia indeks global.
Realisasi investasi kuartal I-2026 tumbuh 7,2% secara tahunan. Sejumlah sektor mencatat kenaikan investasi seperti di sektor hotel dan restoran serta sektor jasa lainnya. Namun, sejumlah sektor lain mengalami penurunan investasi.
Pelaku pasar global menilai fundamental jangka panjang pasar modal Indonesia tetap menarik, dengan catatan adanya penyesuaian struktural di pasar.
Dari laba bersih konsolidasian Perseroan 2025 sebesar Rp32,8 triliun, sebesar Rp15,6 triliun akan dibagikan menjadi dividen dengan nilai Rp390 setiap saham.
Realisasi investasi di Indonesia pada Triwulan I 2026 sebesar Rp 498,8 triliun. Perlu mitigasi memasuki Triwulan II
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi kriteria evaluasi indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 dengan mengecualikan saham berkategori high shareholding concentration (HSC).
Siaran pers dari PT Bursa Efek Indonesia
MSCI menyatakan tengah menelaah lebih lanjut berbagai inisiatif yang diambil oleh regulator pasar modal Indonesia. Putusan dan pernyataan berikutnya terdapat pada Market Accessibility Review MSCI yang rencananya akan dirilis pada Juni 2026.
Menampilkan 12 dari 117 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.