Sejumlah bank BUMN membukukan pertumbuhan laba disertai ekspansi bisnis yang berlanjut di tengah tantangan ekonomi global.
PRESS RELEASE
Proyek PSEL tahap 2 akan mencakup 8 lokasi dan 20 kabupaten dan kota. Adapun pasokan sampah tiap lokasi berkisar antara 1.000 ton per hari - 1.700 ton per hari. Apabila sudah beroperasi pada 2028 atau 2029 fasilitas PSEL imemproduksi listrik sekitar 20 Megawatt-30 Megawatt per jam di tiap lokasi.
Pemerintah Indonesia sepakat mengekspor listrik hijau ke Singapura. Danantara menjadi titik temu, dalam proses perniagaannya.
Bali menjadi tempat pertama bagi pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diinisiasi Danantara.
Negara tengah mengupayakan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik, yang berstatus sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Di tahap pertama, proyek dijalankan di tiga lokasi, yakni Bali, Bogor, dan Bekasi.
Pengelolaan sampah kini menjadi tantangan global akibat melonjaknya emisi gas metana yang merusak atmosfer bumi secara masif. Di Indonesia, mega proyek waste to energy akan dijalankan sebagai solusi pengelolaan sampah nasional.
Press Release
Dana yang dihimpun akan diinvestasikan ke berbagai sektor strategis, seperti transisi energi dan sektor prioritas lainnya, dengan tujuan meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Untuk mencapai itu, ada empat inovasi yang dilakukan antara lain perdagangan internasional, keamanan dan kepatuhan produk, keberlanjutan dan environmental, social, dan governance (ESG), serta digitalisasi dan teknologi.
Alih-alih menjadi pemain baru yang dapat mendisrupsi ekosistem ekspor, PT. Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) lebih cocok menjadi perantara tunggal dan instrumen fiskal, bukan BUMN.
Indonesia saat ini justru sedang memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang melalui kebijakan yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperbesar penerimaan negara.
Menampilkan 12 dari 28 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.