Perum Bulog menyalurkan 75.000 ton beras premium melalui jaringan ritel modern. Langkah tersebut dilakukan untuk merespons kelangkaan stok beras premium di ritel modern dalam beberapa bulan terakhir.
Tren nilai tukar petani (NTP) sejak awal tahun 2026 terus meningkat. Peningkatan yang berlanjut di bulan Agustus ini didorong oleh kenaikan harga komoditas, seperti beras di tengah kemarau panjang.
pemerintah melalui Bulog melakukan pencadangan beras dengan menyerap produksi dari Petani. Mitigasi menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino yang menyulut kekeringan berkepanjangan
Serapan beras nasional oleh Bulog capai 84% bulan ini. Menjaga pendapatan petani dan mengurangi risiko kerugian
Harga beras baik jenis premium maupun medium di paruh pertama 2026 naik dalam kisaran 1-1,5%. Ketahanan pangan khususnya komoditas beras dihadapkan pada kenaikan biaya produksi dan ancaman iklim.
Harga beras yang cenderung meningkat tidak serta merta menguntungkan petani. Meski ada perubahan, kenaikan harga beras tidak signifikan mengungkit harga pembelian gabah oleh pemerintah dan nilai tukar petani (NTP) yang menjadi indikator kesejahteraan petani.
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2026 terbit sebagai langkah memperketat arus masuk komoditas asing. Kebijakan ini hadir untuk mengakselerasi program swasembada pangan nasional dengan mengatur ulang tata kelola impor produk pertanian dan peternakan.
Cadangan beras di Perum Bulog tercatat sebanyak 4,91 juta ton, yang mana merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah.
Menampilkan 12 dari 8 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.