Jahja Setiaatmadja Beberkan Cara Bekerja Tanpa Korbankan Kehidupan

Jahja Setiaatmadja Beberkan Cara Bekerja Tanpa Korbankan Kehidupan

Jahja mengaku hampir tidak pernah membawa pekerjaan ke rumah. Ini menjadi contoh bagaimana ia memberi batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Jahja Setiaatmadja Beberkan Cara Bekerja Tanpa Korbankan Kehidupan
Dalam Artikel Ini

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, membagikan caranya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi di tengah tuntutan sebagai seorang pemimpin.

Menurutnya, membagi keseimbangan antara kedua hal tersebut atau yang dikenal dengan konsep work-life balance, bukan berarti mengurangi tanggung jawab dalam pekerjaan, melainkan bekerja dengan cara yang lebih cerdas dan membangun kepercayaan kepada tim, sambil tetap menyediakan waktu untuk keluarga dan kehidupan pribadi.

Saat Jahja menduduki posisi presiden direktur ia mengaku tidak pernah membiasakan rapat mengenai pekerjaan hingga larut malam. Sebagian besar pekerjaan dan rapat biasanya sudah ia selesaikan sekitar pukul 19.00 WIB. Hal yang dianggap penting olehnya ini dapat terjadi ketika sebuah pekerjaan telah diatur dengan baik.

“Saya melatih untuk bekerja dengan cerdas, bukan hanya bekerja keras. Jadi bekerja cerdas dan mendelegasikan wewenang, kalau enggak berani melakukan itu, orang kerja sampai pagi pun 25 jam sehari enggak akan cukup,” ucap Jahja.

Seorang pemimpin menurutnya harus berani memberikan apa yang disebut sebagai delegation of authority, ketika seorang pemimpin tidak harus mengerjakan semuanya atau mengambil keputusan seorang diri, melainkan melibatkan tim. Dengan adanya kepercayaan yang diberikan, pekerjaan akan cepat terselesaikan. Kepercayaan kepada bawahannya ini pun menjadi bagian penting dari gaya kepemimpinan yang dipegang oleh Jahja.

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja bermain golf bersama teman dan nasabah di Bogor Raya Golf. (Foto: instagram)

Pantang bawa kerjaan ke rumah

Jahja bahkan mengaku hampir tidak pernah membawa pekerjaan ke rumah. Ini menjadi contoh bagaimana ia memberi batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

“Saya menganut work-life balance, artinya ada hari Minggu ya kebetulan saya Nasrani, saya harus ke gereja berbakti pada Tuhan, mendengarkan firman Tuhan, mendengarkan petunjuk-petunjuk dari atas, dari spiritual juga harus kita jaga,” jelasnya.

Selain menjaga hubungan spiritual melalui ibadah, menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitar Jahja juga memegang peranan penting dalam kehidupannya. Ia sampai saat ini masih terus berupaya untuk mempertahankan persahabatan, baik dengan teman maupun rekan kerja.

“Kita juga harus membangun persahabatan di luar pekerjaan, jangan lupakan soal itu ketika sudah mendapatkan posisi jabatan. Semoga orang akan baik, tapi yang harus dijaga dari dulu sampai sekarang adalah sahabat sejati, itu tetap harus ada,” lanjut Jahja.

Renang jadi rutinitas harian

Setiap pagi sebelum pergi bekerja, ia selalu menyempatkan diri untuk berenang selama sekitar 30 menit. Ia memilih untuk mengawali hari dengan beberapa putaran di kolam renang, di tengah rutinitasnya yang padat sebagai seorang pemimpin perusahaan.

Mulai dari suara air yang terbelah setiap kali tubuhnya bergerak, disusul cipratan kecil dari kayuhan tangan dan tendangan kaki saat berenang, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas sehari-harinya.

Kebiasaan yang tampak sederhana itu menjadi salah satu cara bagi Jahja menjaga kebugaran tubuh, sekaligus di saat yang sama memberikan ruang bagi diri sendiri sebelum menghadapi berbagai macam tuntutan pekerjaan.

“Saya ini latihan berenang seminggu 6 kali, hanya Sabtu tidak karena saya golf hari Sabtu. Setiap pagi, 30 menit saya untuk sarapan, lalu berenang 30 menit, baru pergi ke kantor, itu saya jaga, makanya kondisi saya puji Tuhan cukup sehat ya,” ungkapnya.

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja saat mengikuti Turnamen Golf ISEI pada tahun 2019 lalu bersama dengan mantan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Dok: pribadi)

Selalu ada waktu untuk keluarga


Waktu yang ia miliki di luar pekerjaan juga selalu digunakan untuk keluarganya. Bagi Jahja, keseimbangan hidup ini tidak hanya soal membatasi waktu bekerja semata, tetapi juga menyisihkan waktu khusus untuk hadir bersama dengan anggota keluarga tercinta.

“Harus dijaga life balance untuk keluarga, Sabtu dan Minggu, pulang gereja saya makan bersama anak saya,” ujar Jahja.

Ketika diwawancarai, Jahja juga sempat memberikan pesan kepada para pelaku usaha ataupun pemimpin perusahaan khususnya yang masih anak-anak muda untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis dalam membangun karier.

Agresivitas dan keinginan untuk menunjukkan kualitas yang dimiliki memang penting, namun hal itu juga harus diimbangi dengan kemampuan membangun jejaring relasi atau networking.

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja saat merayakan Hari Pelanggan Nasional di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, pada tahun 2019 lalu. (Dok: pribadi).

Jahja sendiri menyebut dirinya hanya menempuh pendidikan hingga jenjang S1 saja di Universitas Indonesia. Sehingga, pengalaman kepemimpinan dan jaringan yang ia bangun selama ini pun lebih berperan sebagai modal selama dirinya berkarier.

"Networking inilah yang membantu karir saya, bukan ilmu. Ilmu itu accounting saya mungkin cuman 5% yang terpakai, sekarang lagian sudah ada direktur accounting, udah ada, jadi hampir tidak terpakai, networking itulah yang penting, leadership itu yang penting, dan itu muncul dari pengalaman," ungkapnya.

Generasi muda juga diingatkan untuk tidak terburu-buru mengejar kesuksesan dan kemudian berhenti berkarya. Kehidupan sebaiknya tetap diisi dengan berbagai aktivitas yang produktif dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

"Pikirkan untuk terus berkarya, untuk bisa berkontribusi sesuatu untuk ekonomi kita, paling enggak seperti itu jadi jangan langsung ketika sudah merasa financial independent mau jalan-jalan keliling dunia terus ya, bukannya itu saya, saya juga suka keliling dunia, tetapi jangan lupa ketika sukses langsung melupakan semuanya," tutupnya.

ADVERTISEMENT Google Adsense Banner (970x250)

Lainnya Dalam Glowlight

Rekomendasi SUAR