Mengulas kebijakan, tren, dan dinamika keuangan nasional maupun global, membantu pengambil keputusan memahami arah perekonomian.
Pertumbuhan uang beredar untuk menjaga kecukupan likuiditas jangan sampai menjadi buah simalakama. Tanpa dibarengi upaya menjaga kekuatan mata uang, krisis nilai tukar berpotensi melanda Indonesia
Perbankan dan multifinance tengah mempersiapkan langkah-langkah respons kebijakan suku bunga acuan dalam waktu 1 bulan ke depan.
Pasar keuangan mulai cepat pulih, berkat kondisi fundamental ekonomi yang masih kuat. Investasi mulai masuk, bukti kepercayaan yang kuat.
Hanya dalam satu bulan Juni ini, BI sudah dua kali menaikkan suku bunga acuan. Pertama pada pada 9 Juni lalu BI mengerek suku bunga acuan 25 basis poins, kedua terjadi pada hari ini BI Rate juga naik 25 basis poins.
Perbedaan arah kebijakan The Fed dan Bank Indonesia dalam penetapan suku bunga acuan menentukan arah penguatan nilai tukar rupiah, khususnya di tengah gejala penguatan yang berlangsung beberapa hari terakhir.
Penguatan nilai tukar rupiah beberapa hari ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap bauran kebijakan moneter yang ditempuh otoritas, termasuk kenaikan suku bunga acuan dan penguatan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
RDG Mingguan BI mengumumkan kenaikan BI Rate menjadi 5,50%. Sesuai Undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, BI setiap hari Selasa mengadakan RDG Mingguan untuk evaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang ditetapkan dalam RDG Bulanan.
Perluasan mandat Bank Indonesia (BI) memosisikan bank sentral ke persimpangan antara tanggung jawab stabilitas moneter dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menengok sejarah tentang beragam cara untuk mengendalikan kurs dollar AS dan perkuat nilai tukar rupiah.
Tekanan terhadap rupiah terus berlanjut hingga berada di titik terlemahnya sepanjang sejarah. Per 19 Mei 2026, nilai tukar rupiah tercatat di level Rp 17.719 per dolar AS. Tak hanya Indonesia, sejumlah mata uang negara lain, seperti Jepang dan India, juga ikut terpuruk.
Selain intervensi moneter di pasar keuangan, menyelamatkan daya beli masyarakat perlu dipastikan agar pukulan depresiasi tidak merusak konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi pilar pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah mengakselerasi pertumbuhan moneter dan fiskal dengan kolaborasi Pemerintah, swasta dan Danantara. BI meluncurkan PINISI wadah kolaborasi pembiayaan bersama.
Menampilkan 12 dari 35 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.