Mengulas peluang, tantangan, dan kebijakan perdagangan internasional yang memengaruhi pelaku usaha Indonesia.
Meski sebagian besar transaksi ekspor komoditas sawit dilakukan menggunakan mata uang dolar AS, namun industri ini masih hadapi tekanan kenaikan biaya yang terus meningkat.
Langkah strategis Indonesia memperkuat kemitraan ekonomi global memasuki babak baru. Melalui pertemuan tingkat tinggi antara Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dengan pimpinan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), Indonesia menegaskan komitmen untuk mendiversifikasi mitra ekonomi.
Berhentinya operasional salah satu perusahaan baja nasional memberi sinyal memburuknya sektor manufaktur Indonesia. Gelombang pemutusan hubungan kerja membayangi. Sektor industri didera tingginya biaya operasional dan kondisi pasar yang tidak menentu.
Keputusan Uni Emirat Arab keluar dari keanggotaan OPEC menandai babak baru dalam peta geopolitik energi global. Dengan memiliki keleluasaan penuh dalam meningkatkan kapasitas produksi, UEA menargetkan peningkatan produksi minyak bumi hingga 5 juta barel per hari pada tahun 2027.
Indonesia mampu mempertahankan surplus perdagangan pada triwulan I-2026 meski angkanya cenderung menurun. Hal itu disebabkan kenaikan nilai impor jauh melebihi ekspor.
Pemerintah disarankan membuat kebijakan berkeadilan dalam memberantas praktik misinvoicing batu bara. Bea Cukai perlu disiplin melakukan penawasan di lapangan.
Potensi ekspor komoditas sumber daya alam Indonesia, mulai dari hasil laut hingga hortikultura, menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kualitas produk hingga ke pasar mancanegara. Indonesia membutuhkan infrastruktur rantai dingin yang optimal agar kompetitif.
Pemerintah Indonesia kini tengah bersiap memberikan jawaban atas penyidikan United States Trade Representative (USTR) terkait praktik produksi komoditas yang diekspor ke negaranya.
Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz bisa memicu krisis pangan akibat kelangkaan pupuk. Negara-negara agraris seperti India mulai mencari akses pasokan tambahan untuk kebutuhan pupuk urea mereka. Indonesia menjadi salah satu tumpuan.
Setelah Jepang, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan diplomasinya ke Korea Selatan pada awal April 2026. Kunjungan ke Seoul menjadi langkah strategis untuk memperdalam integrasi ekonomi di Kawasan Asia Timur, terutama memperluas akses pasar dan menarik investasi.
Pemerintah Indonesia harus melakukan terobosan untuk memperkuat hubungan dagang antara Indonesia dengan Jepang. Pasalnya, surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap Jepang dalam lima tahun terakhir mulai tergerus.
Indonesia produsen kakao dan mengekspor produk olahan kakao dalam jumlah yang cukup besar ke pasar global. Namun, untuk kebutuhan industri, impor biji kakao masih dominan.
Menampilkan 12 dari 63 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.