Impian Pertumbuhan Ekonomi 8%, Petuah Peraih Nobel Ekonomi, dan Aturan Baru Pasar Modal

Impian Pertumbuhan Ekonomi 8%, Petuah Peraih Nobel Ekonomi, dan Aturan Baru Pasar Modal

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Impian Pertumbuhan Ekonomi 8%, Petuah Peraih Nobel Ekonomi, dan Aturan Baru Pasar Modal
Dalam Artikel Ini

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Sukses bukanlah hasil akhir, kegagalan juga bukan sesuatu yang fatal. Yang terpenting adalah keberanian untuk terus melaju." (Winston Churchill - Mantan Perdana Menteri Inggris)

Ketergantungan Impor Intai Ambisi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

  • Meskipun ekonomi Indonesia saat ini tumbuh stabil dan terus mendorong hilirisasi, target pertumbuhan 8% pada 2029 terancam terhambat oleh penurunan kompleksitas ekonomi, tingginya ketergantungan manufaktur pada bahan baku impor (di mana 61,4% perusahaan kesulitan menemukan pengganti lokal), serta lambatnya modernisasi teknologi.
  • Untuk mengatasi tantangan struktural ini, pemerintah bersama pelaku usaha mendorong transformasi industri dari sekadar ekspor bahan mentah ke aktivitas bernilai tambah tinggi, perbaikan iklim investasi untuk alih teknologi, efisiensi logistik dan energi, serta penguatan rantai pasok dan kapasitas riset domestik.

Bidik Ekspor Perikanan ke Mesir, Seberapa Besar Peluang Indonesia?

  • Penguatan kerja sama Indonesia dan Mesir di sektor kelautan dan perikanan berpotensi membuka peluang baru bagi ekspor produk perikanan nasional. Namun, Indonesia masih perlu memperkuat penetrasi pasar, mengatasi hambatan logistik, dan meningkatkan daya saing agar peluang tersebut dapat menghasilkan transaksi yang lebih besar.
  • Peluang itu semakin terbuka setelah Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi sepakat memperkuat kerja sama bilateral, termasuk di sektor kelautan dan perikanan, dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Sports Tourism Berpeluang Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

  • Wisata olahraga atau sports tourism berpeluang menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional. Potensi ini dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas olahraga yang memadukan rekreasi, petualangan, dan pengalaman menikmati destinasi wisata.
  • Selain mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara, kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan pengeluaran wisatawan untuk akomodasi, transportasi, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif lokal. 

Peraih Nobel Ekonomi 2024: Inovasi Dorong Kemajuan dan Pertumbuhan

  • Guru Besar University of Chicago dan Penerima Hadiah Sverges Riksbank untuk Ilmu Ekonomi 2024 James A. Robinson berkesempatan memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Senin (12/10/2026). Robinson mengatakan, inovasi adalah kunci untuk mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. “Kata kuncinya inovasi. Dari mana daya inovasi datang? Anda bisa mengalokasikan dana lebih, tetapi di sana ada peran institusi, yakni seperangkat aturan yang mendorong dan membuka kesempatan dalam masyarakat untuk berinovasi,” tutur Robinson.

Uang Primer Tetap Tumbuh Meski Melambat

  • Per September 2026, posisi uang primer secara nominal tercatat Rp 2.353,1 triliun. Laju pertumbuhannya secara tahunan di angka 9,33%. Namun jika dilihat secara bulanan, angka pertumbuhannya lebih tinggi, yaitu 16,32% dibandingkan bulan Agustus 2026. Angka pertumbuhan secara tahunan pada September tahun ini menurun cukup signifikan karena per September 2025 mampu tumbuh 18,58%. Hal ini menggambarkan laju ekspansi ekonomi yang mulai menurun. Uang primer adalah uang kartal baik kertas maupun logam yang dipegang masyarakat serta simpanan giro bank umum yang disimpan di Bank Indonesia (BI). Uang kartal yang beredar di masyarakat masih tumbuh sebesar 11,77% pada September 2026. Sementara, komponen giro bank umum di BI pertumbuhannya menurun menjadi hanya 3,87% secara tahunan. Pada periode yang sama tahun sebelumnya (September 2025), pertumbuhannya mencapai 36,97%. 

Seminar Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 akan diselenggarakan 13-14 Oktober 2026 jam 08.00 WIB - 16.30 di Birawa Assembly Hall, Bidakara Hall, Jakarta. Hadir sebagai pembicara Deputy for Capital and Technology Creativity Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Chairman of Indonesia ICT Business Association (APTIKNAS) Soegiharto Santoso, Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Albertus Rachmad Wibowo, dan lain-lain.

The 12th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference and Call For Papers 2026 akan diselenggarakan Selasa, 13 Oktober 2026 pada 08.30-16.00 WIB. Hadir memberikan kata sambutan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Turut hadir pada acara itu Head of Bank Indonesia Institute Clarita Ligaya Iskandar, Managing Editor Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF) & INCEIF University Mansor H Ibrahim.

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

ADVERTISEMENT Google Adsense Banner (970x250)