Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz
Dalam Artikel Ini
Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.
"Selalu berikan lebih dari yang diharapkan." (Larry Page - Pendiri Google)
BEI Ubah Pola Pengawasan, Dugaan Manipulasi Saham Bakal Diumumkan ke Publik
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah mekanisme pengawasan perdagangan saham dengan mengumumkan indikasi awal dugaan manipulasi harga kepada publik ketika proses investigasi dimulai. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan pasar modal sekaligus menjaga transparansi perdagangan tanpa mengganggu likuiditas pasar.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, bursa akan mengoptimalkan teknologi pengawasan untuk mendeteksi indikasi praktik manipulasi harga. Mekanisme tersebut akan diikuti dengan penyampaian informasi mengenai saham yang sedang diinvestigasi, termasuk periode transaksi yang menjadi objek pemeriksaan.
Industrialisasi Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju dan Keluar dari Middle Income Trap
Pemerintah dapat memberikan kemudahan dan perlindungan agar industri manufaktur tumbuh melesat. Namun, kemudahan itu tetap perlu batas dan tak bisa selama-lamanya.
Industrialisasi menjadi satu-satunya jalan keluar RI terbebas dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Namun, alih-alih hanya mengandalkan peran swasta, ada peran besar pemerintah membangun koridor persaingan bisnis yang adil, skema pembiayaan yang terukur, dan audit independen di balik pertumbuhan yang cemerlang. Pengalaman Jepang dan Korea Selatan dapat menjadi contoh kesuksesan ini.
Kewajiban Sertifikasi Halal Ditunda hingga 2028, UMKM Punya Waktu Persiapan
Penundaan kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga 2028 dinilai memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempersiapkan pemenuhan persyaratan sertifikasi halal secara lebih matang, tanpa harus terburu-buru menghadapi beban administratif.
Dengan adanya tambahan waktu tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus memperkuat fondasi usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menyoal Kenaikan Harga di Tengah Swasembada 8 Komoditas Pangan
Capaian swasembada delapan komoditas pangan dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka nyatanya tidak menjamin stabilitas harga di tingkat konsumen. Kenaikan harga sejumlah komoditas masih berlangsung, terutama cabai dan telur ayam.
Adapun delapan komoditas yang diklaim swasembada oleh pemerintah adalah beras konsumsi masyarakat, jagung, gula konsumsi, cabai rawit, cabai besar, telur ayam, daging ayam, dan bawang merah.
Indonesia resmi memangkas ekspor gas alam ke Singapura sebesar 31 Miliar British Thermal Unit per Hari (BBTUD) mulai 23 Oktober 2026. Pemangkasan yang bersumber dari wilayah Natuna sebesar 15 BBTUD dan Jambi Merang 16 BBTUD ini guna menjaga pasokan gas untuk kebutuhan listrik domestik. Ekspor gas alam Indonesia selama 5 tahun terakhir berfluktuasi. Puncak ekspor terjadi pada tahun 2022 yang mencapai nilai 9,80 miliar dolar AS dengan volume 15,97 juta ton, tumbuh 31,5% dibandingkan tahun 2021. Melonjaknya ekspor pada tahun itu dampak dari serangan Rusia ke Ukraina yang memengaruhi rantai pasok energi global.
World Financial Innovation Series Indonesia akan diselenggarakan pada 27-28 Oktober 2026 di Raffless Hotel Jakarta. Acara ini mempertemukan lebih dari 600 pemimpin teknologi dan bisnis dari sektor perbankan, asuransi, dan lembaga regulasi di Indonesia.
EXECUTIVE CERTIFICATE bertajuk Economic Complexity and Innovation Policy akan berlangsung pada 26-28 Oktober 2026 di Hotel Borobudur Jakarta. Program kerja sama Kadin Indonesia Institute (KII) dengan Toulouse School of Economics (TSE) akan menghadirkan Prof. César A. Hidalgo, pionir economic complexity sekaligus pencipta Observatory of Economic Complexity (OEC). Selama tiga hari, peserta akan mendalami strategi pengembangan kapabilitas industri, diversifikasi produk, dan kebijakan inovasi berbasis data melalui studi kasus serta praktik langsung.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR
Bagian selanjutnya tersedia khusus untuk member SUAR