Dongkrak Daya Beli Masyarakat, Insentif Kendaraan Listrik, dan Target Danantara

Dongkrak Daya Beli Masyarakat, Insentif Kendaraan Listrik, dan Target Danantara

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Dongkrak Daya Beli Masyarakat, Insentif Kendaraan Listrik, dan Target Danantara
Dalam Artikel Ini

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Tampilah lemah ketika anda kuat dan tampilan kuat saat anda lemah." (Sun Tzu - Ahli Strategi Tiongkok)

Angkat Daya Beli 28 Juta Keluarga, Pemerintah Siapkan Rp400 Triliun

  • Pemerintah menargetkan pembiayaan hingga Rp400 triliun untuk 28 juta keluarga tahun depan, sebagai implementasi prioritas mengangkat kesejahteraan dan ketahanan finansial keluarga. Pengakuan dunia terhadap kekuatan ekonomi RI perlu tampak dan dirasakan dari peningkatan kesejahteraan dan daya beli riil seluruh lapisan masyarakat di seluruh penjuru daerah.
  • Penyaluran uang itu melalui kredit pembiayaan produktif senilai Rp53,15 triliun telah diterima 2.106.401 debitur sejak Agustus 2026. Jumlah tersebut sesuai rencana pemerintah memperbesar pembiayaan hingga mencapai Rp400 triliun tahun depan.

Menakar Efektivitas Rencana Insentif Kendaraan Hybrid

  • Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pemberian insentif bagi kendaraan hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan range extended electric vehicle (REEV) untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi. Langkah ini ditempuh dengan menjajaki berbagai kemudahan, mulai dari pengecualian aturan ganjil genap hingga kemungkinan keringanan pajak.

Enam KEK Pariwisata Jadi Andalan Pemerintah Kejar Devisa US$24 Miliar

  • Pemerintah mengandalkan enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sekaligus memperbesar penerimaan devisa negara pada 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai target kunjungan 16 juta hingga 17,6 juta wisman, dengan sasaran devisa pariwisata sebesar US$24 miliar atau sekitar Rp431,5 triliun.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam menghasilkan devisa dan memperkuat sumber penerimaan valuta asing Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan KEK yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata unggulan. Enam kawasan yang menjadi fokus pengembangan tersebut meliputi KEK Mandalika, Kura-Kura Bali, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Lido, dan Likupang.

Danantara Bidik USD30 Miliar di New Asia Forum, Fokus 8 Sektor Utama

  • Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan investasi lebih dari USD30 miliar untuk kawasan Asia melalui penyelenggaraan New Asia Forum (NAF), dengan pada delapan sektor strategis dan penguatan kemitraan investor global. Agenda tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 3-4 Desember 2026, di The Mulia, Nusa Dua, Bali.
  • Danantara dalam NAF telah menetapkan 8 sektor prioritas yang menjadi fokus pembahasan dan penjajakan investasi. Sektor tersebut meliputi sumber daya strategis dan hilirisasi, energi dan ketenagalistrikan, mobilitas dan manufaktur maju, infrastruktur digital, pangan dan agribisnis, perdagangan dan konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

PMDN Dominasi Realisasi Investasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

  • Berdasarkan rilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, total nilai investasi konsisten mengalami kenaikan pada setiap kuartalnya, dimulai dari sebesar Rp 452,80 triliun pada kuartal keempat (Q4) 2024 hingga menjadi Rp 528,66 triliun pada kuartal ketiga (Q3) 2026.  Realisasi investasi yang konsisten meningkat pada periode tersebut tumbuh sebesar 16,75%. Hal itu menggambarkan daya tarik berinvestasi masih stabil dan berkesinambungan. Dilihat dari sumber pendanaannya, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencatatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan penanaman modal asing (PMA). Total realisasi PMDN selama kurun waktu dua tahun tersebut tercatat sebesar Rp 1.998,71 triliun atau mendominasi dengan porsi 50,9% dari total keseluruhan investasi. Sementara itu, PMA menyumbang porsi sebesar Rp 1.924,48 triliun atau sekitar 49,1%. 

Statistik Perkembangan Uang Beredar September 2026 akan dirilis pada Jumat, 23 Oktober 2026 oleh Bank Indonesia (BI). Laporan selengkapnya bisa diunduh dan dibaca di situs BI yakni www.bi.go.id. Adapun perkembangan jumlah uang beredar menjadi penting bagi dunia usaha untuk melihat bagaimana pengelolaan moneter dan sistem keuangan sebagai indikator perekonomian nasional.

BSI International Expo 2026 akan diselenggarakan pada Jumat-Minggu tanggal 23-25 Oktober 2026 di Hall A & B Jakarta. Perhelatan ini dimeriahkan oleh 426 tenant dari berbagai sektor, mulai dari fesyen, travel haji dan umrah, wisata halal, otomotif, properti, emas, elektronik, kuliner, hingga kecantikan dan gaya hidup.

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

ADVERTISEMENT Google Adsense Banner (970x250)