Strategi, regulasi, dan peluang investasi dari berbagai sektor dengan menampilkan perspektif regulator, pelaku usaha, dan masyarakat.
SIARAN PERS. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan pada Jumat (6/2) melakukan penyesuaian Peraturan Nomor I-A tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh perusahaan tercatat, salah satunya terkait aturan free float 15% yang akan diterapkan Maret 2026.
Para pemangku kepentingan dalam negeri bisa belajar dari kisah jatuh bangun sovereign wealth fund (SWF) Malaysia Khazanah dan beragam firma investasi dunia lainnya yang berhasil tarik investasi ke negerinya untuk pembangunan nasional.
Perdagangan di lantai bursa pada Senin (2/2/2026), kembali jeblok 4,88% ke level 7.922. Lantas bagaimana jalannya komunikasi BEI-OJK dengan MSCI? Apakah bisa meredakan gejolak di lantai bursa?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan langkah reformasi total tata kelola pasar modal. Para regulator ini telah mempersiapkan 8 rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.
Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah baru bagi pasar modal Indonesia dengan lonjakan jumlah investor yang menembus angka 20,32 juta Single Investor Identification (SID).
Pemerintah bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kegiatan operasional bursa tetap berjalan tanpa gangguan meskipun terjadi transisi kepemimpinan akibat gejolak pasar modal yang terjadi beberapa waktu lalu.
Rakuten Capital, Collyer Capital, Woori Venture Partners, Strategic Year Holdings Ltd, dan Synexia Ventures bicara tentang prospek cerah Indonesia di mata investor.
Belum selesai para investor babak belur dihajar "longsor" Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/1/2026), indeks pasar modal tanah air kembali jeblok pada Kamis (29/1/2026). Hanya dalam 2 hari IHSG terperosok dalam hingga 748 poins.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan tajam hingga memicu penghentian sementara perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan Kamis (29/1/2026) pagi, IHSG anjlok 8 persen atau turun 665,89 poin ke level 7.654,66 pada pukul 09.30 WIB.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk tajam turun 7,34% saat penutupan perdagangan sesi I Rabu (28/1/2026), pada level 8.321.
Di tengah ketidakpastian global akibat tekanan kebijakan moneter Amerika Serikat dan tensi geopolitik, SBN ritel, khususnya Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029, dinilai menjadi pilihan investasi defensif yang relevan bagi masyarakat.
Untuk IHSG, arahnya masih naik, tetapi dengan volatilitas yang sangat tinggi. Ini bukan pasar yang tenang, melainkan pasar yang penuh peluang bagi investor yang memahami risiko
Menampilkan 12 dari 89 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.