Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Kita tidak perlu takut pada apa pun dalam hidup ini, kita hanya perlu memahaminya. Sekarang adalah waktunya untuk memahami lebih banyak, agar kita tidak terlalu merasa takut." (Marie Curie - Ilmuwan Dunia)

Siaga Krisis Nilai Tukar Tatkala Uang Beredar Semakin Gencar
- Upaya Bank Indonesia (BI) untuk memastikan kecukupan likuiditas dengan mendorong pertumbuhan uang beredar perlu dikawal agar tak menimbulkan efek samping yang merugikan perekonomian. Tanpa dibarengi upaya menjaga keperkasaan rupiah, uang beredar yang tumbuh tinggi dapat menjadi celah terjadinya krisis nilai tukar (currency crisis), pintu masuk krisis moneter yang lebih luas.
- Dalam rilis resmi, Selasa (23/6/2026), BI mengumumkan uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 10,8% Year on Year (YoY), mencapai Rp10.415,9 triliun pada bulan Mei 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 9,2% YoY. Perkembangan ini antara lain didorong pertumbuhan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.


Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Masuk Prolegnas
- Pemerintah mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Usulan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Pemerintah menargetkan kawasan khusus PFII menjadi pusat layanan jasa keuangan, pengembangan teknologi finansial, serta layanan pendukung lain. Dengan demikian, PFII diharapkan mampu menarik investasi baru dan memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian nasional.

Walau Pasar Penuh Gejolak, Enam Perusahaan Siap Melantai Bursa
- Di tengah ketidakpastian, gejolak, dan reformasi pasar modal, sebanyak enam perusahaan siap melantai bursa pada Juli 2026. Kehadiran calon enam emiten baru ini memberi angin segar bahwa ada emiten yang tetap meyakini pasar modal Tanah Air dalam kondisi baik. Enam perusahaan tersebut yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Prodia Diagnostic Line (PRDL), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH).

Agar Sama-sama Untung Setelah Pemangkasan Biaya Layanan
- Pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang khusus menjual produk dalam negeri kini bisa memperoleh potongan biaya layanan hingga 50% saat berjualan di marketplace atau lokapasar. Pemerintah kini mewajibkan platform perdagangan elektronik atau e-commerce memangkas biaya layanan hingga 50% bagi bisnis jenis ini.
Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri UMKM Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan dan Peningkatan Daya Saing UMK dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), yang sudah diundangkan sejak 17 Juni 2026 lalu.

Video Pilihan: Seduh Cuan Dari Mesin Kopi Mandiri


Produksi Terus Menyusut Jadi Tantangan Industri Karet Indonesia
- Ketidakpastian ekonomi global selama ini telah memicu tantangan besar bagi industri karet dari hulu ke hilir. Produktivitas karet domestik yang cenderung menurun berpengaruh terhadap produksi ban, komponen dalam mendukung pengembangan industri otomotif, terutama kendaraan listrik. Pada tahun 2026, produksi karet nasional diproyeksikan sebesar 2.089.879 ton, sedikit terkontraksi (-1,24%) dibandingkan dengan produksi tahun 2025 yang mencapai 2.116.097 ton. Penurunan terjadi akibat dari adanya tekanan pasokan di sektor hulu yang belum sepenuhnya pulih akibat dinamika iklim serta konversi lahan. Sementara industri hilir global menuntut efisiensi yang lebih ketat di tengah ketidakpastian pasar internasional dan restrukturisasi rantai pasok.

Pekerjaan Rumah Mengurangi Ketergantungan Impor Komoditas Gula
- Pemenuhan kebutuhan gula domestik masih bergantung pada impor. Peningkatan kapasitas pabrik gula dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor masih menjadi pekerjaan rumah semua pihak. Meski masih tergantung impor, tren pemulihan produksi gula Indonesia belakangan ini mulai menunjukkan perbaikan dalam mendorong keberlanjutan industri. Laporan terbaru dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dalam peta produksi gula global dengan kontribusi sebesar 1,5% dari total produksi dunia, atau setara dengan 2,7 juta metrik ton pada Tahun Pemasaran (Marketing Year) 2025.


Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPR dengan sejumlah BUMN akan dilaksanakan pada Rabu 24 Juni 2026. Adapun RDP itu antara lain Komisi VI DPR dengan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada pukul 14.00 WIB; RDP Komisi VI DPR dengan Direktur Utama PT Pelayaran Indonesia (Persero), Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Direktur Utama PT Damri pada pukul 10.00 WIB.
Seminar Strategic Human Capital Dialogue: Pemetaan SDM Teknik dan Profesi untuk Reindustrialisasi Indonesia akan dilaksanakan pada Rabu 24 Juni 2026 di RGE Lounge, Menara Kadin Indonesia Lt 29, Jakarta pukul 09.00-12.30 WIB. Hadir sebagai pembicara Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Wakil Ketua Umum Bidang Kerjasama Pengembangan Profesi SDM Teknik dan Industri Kadin Insannul Kamil, Anggota Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Adi Mahfudz, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Profesi Kadin Heru Dewanto, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia Harif Fadhillah, dan Sekretaris Jenderal Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Emir Zullarwan Pohan.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR