Direktur Riset Prasasti Center for Policy Studies Adhi Nugroho menyampaikan paparannya saat Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Dalam Artikel Ini
Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.
"Rahasia untuk berada di depan adalah memulai." (John D Rockefeller - Pendiri Standard Oil)
Fenomena The Missing Middle Jadi Tantangan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Keterbatasan investasi produktif dan sulitnya dunia usaha berkembang dan naik kelas menjadi tantangan bagi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju 8%. Fenomena ini disebut "the missing middle", yakni minimnya perusahaan pada lapisan menengah yang seharusnya menjadi penghubung antara usaha kecil dan perusahaan besar.
Riset Prasasti menunjukkan, struktur dunia usaha Indonesia saat ini didominasi perusahaan berskala kecil. Dari sekitar 24 juta perusahaan nonpertanian yang diidentifikasi dalam riset tersebut, sekitar 99% merupakan usaha mikro dan kecil. Sementara itu, jumlah perusahaan menengah dan besar relatif terbatas.
Ekonomi Jangan Hanya Sekadar Tumbuh Tapi Perlu Diikuti Pemerataan dan Kesejahteraan
Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya diukur melalui produk domestik bruto (PDB), tetapi juga perlu dilihat dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat. Pembangunan ekonomi semestinya menghasilkan perbaikan nyata bagi kehidupan masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan pendapatan rumah tangga, hingga terbukanya kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.
Gandeng China, KEK Kura-Kura Bali Disiapkan Jadi Pusat Teknologi AI dan Semikonduktor
Pemerintah berupaya menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan semikonduktor.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan China, terutama dalam mendorong inovasi teknologi serta pengembangan industri berbasis pengetahuan.
Ketidakpastian ekonomi global dan krisis kepercayaan investor menjadi salah satu sebab penurunan drastis pendanaan startup di Indonesia, demikian menurut pakar ekonomi digital. Hal tersebut ditandai dengan semakin selektifnya para investor dalam memberikan pendanaan bagi startup teknologi. Sementara itu, pengusaha menilai inovasi dan kemampuan teknologi digital Indonesia menjadi kunci bagi startup untuk menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing, sekaligus membuka pintu lebar demi menarik pendanaan investor dari dalam maupun luar negeri.
Pengamat ekonomi digital Alfons Tanujaya mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan turunnya nilai investasi tersebut, salah satu penyebabnya adalah naiknya suku bunga yang mengakibatkan arah investasi menjadi bergeser. Selain itu, kepercayaan investor terhadap bisnis startup Indonesia juga hancur akibat hal yang dilakukan oleh kalangan pelaku itu sendiri.
Setelah B50, Jenis BBM E20 akan Diimplementasi pada 2028
Transisi energi nasional akan mengambil langkah optimistis baru melalui gagasan implementasi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan campuran 20% bioetanol (E20) pada tahun 2028. Dalam jangka panjang, rancangan transisi energi tidak akan berhenti di angka 20%, melainkan ditargetkan meningkat secara bertahap hingga komposisi 50% (E50) yang dirancang sejalan dengan penerapan biodiesel B50.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pencapaian target strategis ini menuntut pembukaan perkebunan baru untuk komoditas tebu dan singkong agar kebutuhan bahan baku produksi etanol dalam negeri dapat terpenuhi tanpa kendala. Terkait target ini, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk mempersiapkan infrastruktur pengolahan yang efisien dalam mengonversi bahan baku tebu menjadi etanol.
Trade Expo Indonesia 2026 akan diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD. Mengambil tema "The Ultimate Hub for Global Sourcing", pameran bisnis ini akan menampilkan berbagai produk ekspor Indonesia dalam lima zona utama, meliputi makanan dan minuman, produk manufaktur, kawasan industri, fesyen dan kerajinan, furnitur dan dekorasi rumah.
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 akan diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2026 di JICC Senayan, Jakarta. Hadir dalam acara ini 1.000 lebih pelaku industri halal, 100 lebih kegiatan, dan 1.200 lebih mitra strategis.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR
Bagian selanjutnya tersedia khusus untuk member SUAR