Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Bukan yang terkuat yang mampu bertahan hidup, bukan juga yang paling cerdas. Yang mampu bertahan adalah mereka yang paling adaptif terhadap perubahan." (Charles Darwin - Ilmuwan)

Ambisi BEI Pasang Target Masuk 10 Bursa Kelas Dunia, Reformasi Pasar jadi Kunci
- Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target ambisius untuk masuk ke jajaran 10 bursa saham terbesar di dunia pada 2030. Untuk mencapai sasaran tersebut, BEI menyiapkan empat pilar strategi yang mencakup peningkatan aktivitas transaksi, pengembangan bisnis non-transaksi, penambahan perusahaan tercatat berkualitas, serta perluasan basis investor.
- Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, posisi BEI saat ini masih berada di peringkat ke-19 dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan peringkat ke-17 berdasarkan nilai transaksi. Karena itu, berbagai langkah transformasi akan dilakukan sepanjang masa jabatan direksi periode 2026–2030. "Yang ingin kita capai ke depan adalah bagaimana kita bisa membawa Bursa Efek Indonesia menjadi di antara 10 bursa besar di dunia, baik berdasarkan kapitalisasi pasar maupun nilai transaksi," ucap Jeffrey dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI, Senin (29/6/2026).


Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri Jadi USD13 per MMBTU, Daya Saing Industri Dijaga
- Pemerintah mulai 29 Juni 2026 remi menurunkan harga Liquefied Natural Gas (LNG) bagi sektor industri menjadi sebesar US$13 per MMBTU. Kebijakan tersebut diumumkan setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari pelaku industri dan serikat pekerja terkait tingginya biaya energi yang dinilai membebani keberlangsungan usaha, serta mengancam penyerapan tenaga kerja.
Pemerintah melakukan penyesuaian harga dengan memangkas margin di sepanjang rantai pasok LNG. Langkah tersebut mencakup pengurangan margin pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di sektor hulu, penyesuaian bagian penerimaan pemerintah, hingga efisiensi margin di sektor hilir yang dikelola PGN.

Aturan Baru Kawasan Industri, Lex Specialis Kejar Investasi
- Demi menguatkan wilayah bisnis khusus sebagai penarik investasi, para pengelolanya yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI) mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri (KI) untuk segera diterapkan sebagai lex specialis. Sebab, salah satu hambatan utama masuknya investasi selama ini adalah masih adanya tumpang tindih regulasi dan panjangnya proses perizinan yang melibatkan banyak kementerian dan lembaga.

Jaga Kepercayaan Global, DPR - Pemerintah Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter
- DPR RI bersama pemerintah, Bank Indonesia (BI) dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada Senin (29/6/2026) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Langkah tersebut menjadi fokus dalam rapat koordinasi yang digelar di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan. Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu. Dalam rapat tersebut, pemerintah dan otoritas ekonomi membahas strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi dampak perkembangan ekonomi global terhadap kondisi domestik.


Potret Kontradiktif Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Indonesia di Panggung ASEAN
- Melalui Indeks Kebebasan dan Kemakmuran (Freedom and Prosperity Indexes) yang mencakup 164 negara, Atlantic Council menyajikan alat ukur kuantitatif yang berbasis data publik yang terpercaya. Keutamaan dari indeks ini terletak pada pendekatannya yang holistik. Indeks Kebebasan tidak hanya melihat aspek politik melainkan juga dimensi ekonomi dan hukum, sementara Indeks Kemakmuran melampaui indikator konvensional PBB guna menangkap esensi pembangunan berkelanjutan yang inklusif. Melalui kerangka kerja ini, para pembuat kebijakan diharapkan mampu mengidentifikasi arah reformasi kelembagaan demi mendulang kemakmuran jangka panjang.


Diskusi Investor Day "Shaping the Next Era of Indonesia's Capital Market" akan diselenggarakan Selasa 30 Juni 2026 di Main Hall, Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 14.00 WIB. Turut hadir menjadi narasumber Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Direktur Utama PT Bank DKI Agus Hartoyo Widodo, Co-Founder Pluang Claudia Kolonas. Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Investor Day 2026 HUT Investor Daily ke-25.
Rapat Paripurna DPR ke-22 Masa Persidangan 2025-2026 akan diselenggarakan Selasa 30 Juni 2026 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Adapun agenda persidangan antara lain Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2025 oleh BPK RI; Laporan Komisi I DPR RI atas Uji Kelayakan (fit and proper test) Calon Anggota KIP Periode 2026-2020. Agenda dilanjutkan dengan pengambilan Keputusan Pendapat Fraksi-Fraksi terhadap 15 (lima belas) RUU tentang Kabupaten/Kota.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR