Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Pasar Modal Respon Positif Rencana Ekspor SDA oleh Danantara
- PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar modal Indonesia seiring rencana pemerintah memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) melalui mekanisme ekspor satu pintu. Kebijakan ini diperkirakan bakal meningkatkan masuknya devisa sehingga mendatangkan modal ke sistem keuangan dalam negeri. Selain itu, DSI juga dinilai meningkatkan transparansi aktivitas ekspor dan kualitas pelaporan keuangan perusahaan eksportir yang sebagian besar merupakan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).
- Respon pasar ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menutup perdagangan sore ini di zona positif setelah menguat 1,11% menjadi 6.195,42 dari posisi sebelumnya 6.127,38. Penguatan indeks ditopang oleh laju sektor energi yang menjadi pemimpin kenaikan di lantai bursa.


Kebijakan DHE Berlaku, Sehatkan Bank Himbara dan Devisa
- Mulai 1 Juni 2026, Pemerintah resmi memberlakukan ketentuan baru terkait penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA). Kebijakan ini bertujuan meningkatkan retensi devisa di dalam negeri, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026 ini diperkirakan akan meningkatkan likuiditas dolar AS di perbankan nasional. Dalam ketentuan yang baru ini, eksportir diwajibkan menempatkan dana hasil ekspornya di bank-bank Himbara. “Dengan masuknya dana DHE ke Himbara, bank-bank pelat merah akan memiliki cadangan dana dan valuta asing yang lebih besar dibandingkan sebelumnya,” ujar dia dalam Media Briefing di Kantor Pajak, Jakarta (2/6/2026).

Angka Inflasi Kembali Naik jadi 3,08%, Dampak Eksternal Mulai Terasa
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Mei 2026 naik ke tingkat 3,08% secara tahunan (Year on Year/YoY), dengan inflasi month-to-month mencapai (0,28%). Komoditas penyumbang utama inflasi antara lain emas perhiasan sebesar 0,63%, ikan segar 0,22%, beras 0,18%, daging ayam ras 0,15%, dan tarif angkutan udara 0,14%. BPS menekankan agar masyarakat tidak berspekulasi mengenai keterkaitan inflasi dan pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi sepanjang bulan Mei 2026. Ekonom menilai agar potensi tekanan inflasi dari sisi pasokan (supply side) mulai diantisipasi agar jangan sampai mengerek kenaikan inflasi secara umum. Gejala inflasi beruntun harga pangan, bahan bakar, dan harga emas merupakan titik-titik awal yang perlu mulai diperhatikan secara serius.

Bila Netflix Hingga Google Kena Withholding Tax, Potensi Raup Pendapatan Negara Rp27,89 triliun
- Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mendorong pemerintah untuk menerapkan skema withholding tax (WHT) satu sampai tiga persen atas pendapatan bruto platform over-the-top (OTT) global seperti Netflix, Spotify, Google, dan Meta. Skema ini diharapkan mampu menggeser beban pajak digital yang selama ini lebih banyak dipikul konsumen, sehingga korporasi besar ikut menanggung kewajiban fiskal di Indonesia, demikian disampaikan lembaga riset independen itu. Berdasarkan kajian terbaru CELIOS yang dirilis hari ini (2/6/2026) penarikan withholding tax tersebut berpotensi menambah penerimaan negara hingga Rp27,89 triliun pada tahun 2026 ini jika segera diterapkan. Proyeksi ini diperkirakan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital, bahkan pada 2030 penerapan WHT terhadap tujuh platform besar seperti Alphabet, Apple, Meta, Microsoft, Netflix, Sea Group, dan Spotify berpotensi menghasilkan Rp37,42 triliun hingga Rp112,27 triliun.


Ketahanan Pangan Indonesia yang Rapuh Berdasarkan Paradigma Baru Global
- Dalam pilar Pemanfaatan Pangan (Food Utilisation Index), Indonesia terpuruk dalam daftar lima negara terbawah di Asia Pasifik dengan skor hanya 6,25 dan jauh tertinggal dari rata-rata global sebesar 7,16. Kemampuan memproduksi pangan secara mandiri tidak lagi cukup untuk memproteksi suatu negara dari guncangan sistemik global. Ketahanan pangan memiliki ukuran yang lebih luas, bukan sekadar swasembada.

Indonesia Akselerasi Implementasi B50
- Akselerasi program pemerintah bersama para pemangku kepentingan industri sawit nasional dalam penerapan B50 bukan sekadar upaya substitusi bahan bakar fosil semata. Langkah tersebut menjadi bentuk dari komitmen dalam membangun ketahanan energi nasional, menekan emisi gas rumah kaca, sekaligus menstabilkan harga komoditas kelapa sawit di pasar global demi kesejahteraan petani swadaya. Percepatan target implementasi B50 didorong oleh tren pertumbuhan sektor biodiesel domestik yang sangat impresif dalam satu dekade terakhir. Pada tahun 2016, volume produksi nasional tercatat sebesar 3.656 ribu kiloliter dengan konsumsi domestik sebesar 3.008 ribu kiloliter. Angka produksi terus melonjak secara signifikan hingga mencapai puncaknya pada tahun 2025 dengan volume produksi menyentuh 15.654 ribu kiloliter dan konsumsi domestik sebesar 14.940 ribu kiloliter.


Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR soal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diselenggarakan Rabu 3 Juni 2026 jam 10.00 WIB di Komplek Parlemen, Jakarta. Hadir sebagai mitra kerja Wakil Menteri Dalam Negeri, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), dan para direktur utama Bank Pembangunan Daerah.
Paparan hasil riset "Masa Depan Ojek Online di Indonesia" akan diadakan Rabu 3 Juni 2026 pukul 14.00-16.30 WIB di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina, Trinity Tower Lt.45, Jln. HR Rasuna Said, Kav. C22, Jakarta. Adapun pembicara yang hadir antara lain Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini, PhD, Rektor Universitas Paramadina, Advisor Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Ahmad Khoirul Umam, Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eisha Maghfiruha Rachbini, Kepala Pusat Makroekonomi INDEF M Rizal Taufikurahman, Managing Director PPPI Rosyid Jazuli. Hasil riset akan ditanggapi oleh Ekonom Senior Prasasti Institute Piter Abdullah Redjalam dan Pakar Kebijakan Publik & Transportasi Agus Pambagio.

"Kosongkan pikiranmu, jadilah tanpa bentuk, seperti air. Jika kamu memasukkan air ke dalam cangkir, ia menjadi cangkir. Air bisa mengalir atau bisa hancur. Jadilah air, kawan." (Bruce Lee - Legenda Bela Diri)
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR