Tangkal Depresiasi Rupiah, Perkembangan APBN, dan Ekspor SDA oleh Danantara

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Tangkal Depresiasi Rupiah, Perkembangan APBN, dan Ekspor SDA oleh Danantara
ANTARA FOTO/Hasrul Said/sgd
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Bersama Cari Solusi Perkuat Kembali Kurs Garuda

  • Pemerintah, dunia usaha, dan akademisi menawarkan berbagai solusi mengangkat nilai tukar rupiah kembali menguat, khususnya terhadap Dolar Amerika Serikat. Tak hanya menempuh upaya konvensional, sinergi memulihkan kepercayaan pasar perlu dirumuskan dalam kebijakan konkret dan terukur guna mencegah depresiasi memicu efek berkepanjangan terhadap perekonomian Tanah Air.
  • Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dua cara untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Pertama, mendorong masuknya capital inflows dan yang kedua, menjaga kecukupan likuiditas di perbankan dan pasar uang. Ini disampaikan dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026) pagi. Pada kesempatan itu, hadir juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pendapatan Negara Menguat, Defisit APBN Mei 2026 Bertahan di Level 0,7 Persen PDB

  • Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Mei 2026 tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau setara 0,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pendapatan negara hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp1.185 triliun atau tumbuh 19,1% secara tahunan (year on year), sedangkan realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun. Meski masih berada dalam posisi defisit, kondisi tersebut dinilai tetap terkendali di tengah meningkatnya aktivitas belanja pemerintah untuk mendukung berbagai program prioritas nasional. Di sisi lain, kinerja pendapatan negara menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

IHSG Terkoreksi, OJK Yakin Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

  • Di tengah tren koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi pasar modal Indonesia masih menunjukkan daya tahan yang memadai. Salah satu indikatornya adalah likuiditas pasar yang tetap terjaga di mana rata-rata bid dan ask spread pada Mei 2026 terjaga di tingkat yang rendah pada level 1,5%. Bid dan ask spread adalah selisih antara harga beli tertinggi (bid) dan harga jual terendah (ask) untuk suatu aset di pasar. Dalam perdagangan saham pembeli membayar harga ask, sedangkan penjual menerima harga bid. Spread berfungsi sebagai biaya transaksi tidak langsung dan ukuran tingkat likuiditas pasar. Jika spread tipis (kecil), aset tersebut sangat likuid (mudah dan cepat diperdagangkan seperti saham besar). Jika spread lebar, aset sulit diperdagangkan dengan cepat. Selain likuiditas, OJK juga melihat fundamental emiten masih cukup kuat. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2026, emiten secara agregat masih membukukan pertumbuhan laba yang positif.

Aturan Ekspor Satu Pintu Terbit, Kontrak Eksisting Dijamin Tetap Berlaku

  • Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA) Strategis yang mengatur skema ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Di tengah penerapan kebijakan baru tersebut, kontrak ekspor yang telah berjalan dipastikan tetap berlaku sehingga tidak mengganggu kepastian usaha dan hubungan dagang dengan mitra internasional.

Dominasi Nikel Indonesia di Tengah Arus Diversifikasi Investasi China

  • Industri nikel Indonesia bergantung pada China sebagai pasar dan sumber investasi. Namun, kini investor China mulai melirik industri nikel di Afrika. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor nikel Indonesia didominasi oleh pasar China, baik dari segi nilai maupun volume. Pada tahun 2024, nilai ekspor nikel ke China mencapai 6.260,3 juta dolar AS dari total ekspor keseluruhan sebesar 7.985,1 juta dolar AS, atau menyumbang sebesar 78,40% dari total nilai ekspor.  Meski demikian, ancaman diversifikasi investor China ke Afrika perlu menjadi perhatian sekaligus diantisipasi. Hal itu untuk mencegah perlambatan investasi baru pada proyek lanjutan seperti HPAL (High-Pressure Acid Leaching) untuk baterai kendaraan listrik. Indonesia perlu terus menyeimbangkan tata kelola regulasi domestik dan memperkuat daya saing geopolitik di tingkat global.

Investor Asing Beramai-ramai Melepas Aset, IHSG dan Rupiah Terpuruk

  • Dalam waktu relatif singkat, investor asing beramai-ramai melepas aset baik yang berupa kepemilikan saham maupun surat berharga. Di bursa saham, asing mencatat net sell Rp 61,3 triliun sejak awal tahun. Sementara di pasar obligasi, kepemilikan SBN oleh asing berkurang Rp 15,5 triliun dalam 5 bulan. Sepanjang pekan lalu yang memiliki empat hari perdagangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot sebanyak 600 poin atau 9,7%. Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di posisi 5.594,765 setelah sempat melemah di posisi 5.594,111. Pelepasan aset oleh asing ini membuat tekanan terhadap rupiah semakin besar. Di Jumat itu pula, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan yang dalam dengan tembus Rp 18.039 per dollar AS. Rupiah telah terdepresiasi sekitar 17% sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik.

Perkembangan statistik cadangan devisa Mei 2026 akan dirilis oleh Bank Indonesia (BI) pada Senin 8 Juni 2026. Statistik ini bisa dibaca dan diunduh dari situs resmi BI yakni www.bi.go.id. Perkembangan cadangan devisa menjadi penting untuk melihat bagaimana ketahanan moneter menghadapi tekanan depresiasi rupiah.

Publikasi "Harga Konsumen Beberapa Barang dan Jasa Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga di 150 Kabupaten/Kota" akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin 8 Juni 2026. Publikasi ini bisa diunduh dan dibaca selengkapnya di situs resmi www.bps.go.id. Statistik ini menjadi penting bagi dunia usaha untuk melihat geliat rambatan harga barang konsumen.

"Orang yang tidak pernah membuat kesalahan tidak pernah mencoba sesuatu yang baru." (Albert Einstein - Ilmuwan Dunia)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya