Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menghadirkan deretan angka statistik, tetapi juga merekam dedikasi ribuan petugas Badan Pusat Statistik yang bekerja di lapangan. Mereka menjangkau berbagai jenis usaha di seluruh Indonesia, mulai dari usaha rumahan, UMKM, hingga perusahaan berskala besar, untuk memastikan setiap aktivitas ekonomi tercatat secara menyeluruh. Dalam menjalankan tugasnya,
Wawancara eksklusif Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry B Harmadi dalam siniar dengan Suar.id. Sonny menyatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendapat dukungan dari banyak pihak. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data untuk pengambilan kebijakan.
Partisipasi Sensus Ekonomi di wilayah DKI Jakarta sebagai kontributor PDB terbesar akan menjadi indikator ekonomi nasional. Dunia usaha siap berpartisipasi demi menghasilkan data yang bermakna.
Di era digital, kepercayaan adalah infrastruktur yang memungkinkan data menjadi statistik, statistik menjadi bukti, dan bukti menjadi kebijakan yang lebih baik.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi sensus yang istimewa. Dari segi waktu, SE2026 adalah yang kelima sejak dilaksanakan pertama kali tahun 1986, namun yang pertama pascapandemi. Dari segi metodologi, perkembangan teknologi dan penggunaan AI membantu BPS meningkatkan cakupan dan kualitas data.
Menampilkan 12 dari 5 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.