Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Cara terbaik untuk menemukan jati dirimu adalah dengan kehilangan dirimu dalam pelayanan kepada orang lain. (Mahatma Gandhi)

Cadangan Devisa RI Naik, Kepercayaan Jadi Kunci Rupiah Kembali Perkasa
- Setelah mencatatkan penurunan selama lima bulan berturut-turut mulai Januari hingga Mei, Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan cadangan devisa RI pertama di tahun 2026 sebesar USD 70 juta. Penambahan ini menyebabkan posisi cadangan devisa RI yang berada di level USD 144,9 miliar pada akhir Mei, naik ke level USD 145,6 miliar pada akhir Juni 2026. Perkembangan posisi cadangan devisa tersebut dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah dan kebijakan stabilisasi kurs Rupiah di tengah fluktuasi pasar keuangan global.
- Menyambut sinyal pemulihan ini, otoritas moneter meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. Selain menjaga cadangan devisa tetap kuat, bank sentral menegaskan akan tetap menempuh langkah-langkah menarik capital inflow demi mendongkrak kurs Garuda juga memanfaatkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), yang sudah diplot sebagai instrumen penarik inflow dan arus modal portofolio.


JELI dan JECX Melantai Saat Pasar Bergejolak, Fundamental Jadi Andalan
- Dua perusahaan, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), tetap percaya diri melaksanakan penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah ketidakpastian ekonomi dan tensi geopolitik global. Keputusan tersebut didorong keyakinan terhadap fundamental bisnis masing-masing serta prospek jangka panjang sektor makanan dan layanan kesehatan yang dinilai masih menjanjikan. Pencatatan saham kedua perusahaan tersebut menjadi momen penting karena merupakan IPO kedua dan ketiga di Indonesia sepanjang 2026. Menurutnya, kedua perusahaan bergerak pada sektor strategis, yakni makanan dan kesehatan, yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Indonesia-India Jajaki Kemitraan Logam Tanah Jarang Sampai Rudal Supersonik
- Indonesia dan India sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan hingga minal kritis dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (7/7/2026), yang disebut tonggak bersejarah komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan. Pertemuan bilateral tingkat tinggi ini membuahkan sejumlah kesepakatan strategis, terutama dalam mengamankan pasokan mineral kritis tanah jarang (rare earth) serta kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik dengan mengadopsi rudal supersonik BrahMos.

Likuiditas Aman, Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga di Semester Kedua
- Kecukupan pendanaan jangka pendek menentukan stabilitas sektor jasa keuangan dalam menavigasi tren kenaikan suku bunga acuan dan fluktuasi nilai tukar. Selain manajemen profil risiko debitur yang perlu diperkuat, persiapan menghadapi rencana penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah dari sistem perbankan juga harus mulai dilakukan. Saat ini, OJK mencatat likuiditas industri perbankan tetap memadai dengan rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing 108,20%, dan 24,74%, jauh di atas ambang batas 50% dan 10%. Kualitas kredit pun tetap terjaga dengan rasio NPL bruto 2,17%, sementara NPL neto 0,84%. Persentase loan at risk tercatat 8,72%, dan profitabilitas bank tetap tumbuh 2,45% dengan capital adequacy ratio 23,74%.


Alarm Metana Global dan Tantangan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi di Indonesia
- Pengelolaan sampah kini menjadi tantangan global akibat melonjaknya emisi gas metana yang merusak atmosfer bumi secara masif. Di Indonesia, mega proyek waste to energy akan dijalankan sebagai solusi pengelolaan sampah nasional. Berdasarkan studi terbaru dari UCLA Emmett Institute (publikasi 20/4/2026) yang memanfaatkan teknologi satelit, gas metana yang selama ini dikategorikan sebagai polutan tak kasat mata kini dapat dipetakan secara akurat di seluruh belahan dunia. Mengutip dari publikasi artikel riset di UCLA Law, Direktur Eksekutif UCLA Emmett Institute Cara Horowitz menegaskan bahwa visualisasi data emisi berskala masif dari tempat pembuangan akhir (landfills) perlu dipandang sebagai alarm peringatan negara-negara di dunia. Sebagai dasar acuan kebijakan, Horowitz mendorong setiap negara untuk segera merumuskan langkah mitigasi yang konkret untuk menahan laju krisis iklim.

Membaca Lanskap Industri Kecantikan di Kawasan Asia Pasifik (APAC) 2025-2029
- Dalam laporan in-Cosmetic Asia, kekuatan pasar industri komestik di kawasan Asia Pasifik (APAC) periode 2025-2029 terdistribusi secara dinamis dilihat mulai dari segi inovasi, pusat produksi strategis, hingga pusat pertumbuhan konsumen di APAC. Memahami dinamika industri antarnegara di kawasan ini menjadi kunci krusial bagi para pelaku industri global yang ingin berkompetisi secara relevan dan berkelanjutan. Korea Selatan dan Tiongkok terus mempertahankan posisi mereka sebagai pilar utama industri kecantikan di APAC dengan karakteristik yang kontras, namun sama-sama kuat. Korea Selatan memimpin dalam aspek estetika melalui proyeksi ukuran pasar yang stabil dari senilai 13,7 juta dolar AS pada tahun 2025 menjadi 16,0 juta dolar AS pada tahun 2029 dengan pertumnhuah tahnan majemuk (CAGR) sebesar 3,8%.


Laporan Survei Konsumen Juni 2026 akan dirilis Rabu 8 Juli 2026 di situs resmi Bank Indonesia (BI) yakni di www.bi.go.id. Adapun laporan ini menjadi penting bagi pelaku dunia usaha untuk melihat bagaimana geliat daya beli konsumen di kondisi perekonomian terkini.
Seminar Reindustrialisasi Indonesia "Memutar Roda Perekonomian Nasional" akan diselenggarakan Rabu 8 Juli 2026 di Timor Room, Hotel Borobudur, Jakarta pukul 12.00 - 15.30 WIB. Hadir sebagai pembicara antara lain Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari, Tenaga Ahli Badan Komunikasi RI Fithra Faisal Hastiadi, Advisory Board Komunitas Teknik Industri ITB Warih Andang Tjahjono, Sekretaris Jenderal Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Yoseph Billie Dosiwoda, Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Hendri Saparini, dan lain-lain.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR