Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Tujuan utama kita dalam hidup ini adalah untuk membantu orang lain. Dan jika Anda tidak dapat membantu mereka, setidaknya jangan menyakiti mereka." (Dalai Lama XIV)

Menakar Ketahanan Pangan di Ujung Musim Kering El Nino
- Ancaman Godzilla El Nino kembali membayangi Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan penguatan fenomena iklim tersebut akan membuat musim kemarau 2026 berlangsung lebih kering dan lebih panjang. Alhasil, kondisi ini berpotensi menekan produksi pertanian, mengganggu ketersediaan air, meningkatkan risiko gagal panen, hingga menguji target swasembada pangan yang tengah dikejar pemerintah.
- BMKG memproteksikan penurunan curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah Indonesia. Hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau. MKG juga mencatat sekitar 47,16 persen wilayah Indonesia telah mengalami curah hujan di bawah kondisi normal. Kondisi tersebut diperkirakan semakin meluas pada Juli hingga Oktober 2026. Lebih dari 80 persen wilayah diproyeksikan mengalami curah hujan di bawah normal dengan puncak musim kemarau terjadi pada Juli hingga September.


Industri Makanan dan Minuman Optimistis Tumbuh 7% di 2026
- Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) optimistis kinerja industri makanan dan minuman (mamin) nasional mampu mencatatkan pertumbuhan sekitar 7% hingga akhir 2026. Optimisme tersebut didorong oleh mulai membaiknya sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mampu mengurangi tekanan biaya produksi sehingga memberikan ruang bagi pelaku industri untuk meningkatkan daya saing dan menjaga ekspansi usaha.

PM India Narendra Modi Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Strategis Lima Pilar
- Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026. Kerja sama kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pertahanan dan keamanan, perdagangan serta investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kerja sama di bidang kesehatan dan pendidikan. Kelima pilar tersebut menjadi fondasi untuk memperdalam hubungan kedua negara yang terus berkembang. Menurut jadwal Modi akan tiba di Indonesia pada Senin malam, 6 Juli 2026. Kemudian Pada 7 Juli 2026, ia akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka yang dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan. Pada 8 Juli 2026, Modi akan melanjutkan kunjungannya ke Yogyakarta untuk mengunjungi Candi Prambanan sebelum bertolak menuju Australia dan Selandia Baru.

UU P2SK Buka Jalan Kemenkeu-Danantara Jadi Pemegang Saham BEI, Independensi Bursa Harus Dijaga
- Undang-Undang (UU) Nomor Nomor 4 Tahun 2026 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) membawa perubahan penting dalam tata kelola pasar modal Indonesia. Salah satu ketentuan baru dari beleid ini, yang krusial adalah peluang bagi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa pemegang saham Bursa Efek dapat berasal dari orang perseorangan maupun badan hukum Indonesia, baik yang berstatus sebagai Anggota Bursa maupun bukan Anggota Bursa. Pasal 8B ayat (1) secara khusus menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara dapat menjadi pemegang saham Bursa Efek. Meski demikian, regulasi tersebut juga memberikan batasan. Pasal 8B ayat (2) menegaskan, kepemilikan saham oleh ketiga lembaga tersebut harus tetap mempertahankan independensi Bursa Efek.


Lonjakan Nilai Impor Migas Memutus Rekor Surplus
- Tren surplus kinerja perdagangan luar negeri Indonesia akhirnya menghadapi titik balik. Efek lonjakan harga minyak dunia dan nilai Rupiah yang tertekan jadi tantangan. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 secara resmi mencatatkan defisit sebesar 1.610,20 juta dolar AS. Angka negatif ini menjadi sorotan sekaligus alarm bagi kinerja perdagangan luar negeri, mengingat posisi ini berbalik drastis dari bulan-bulan sebelumnya yang selalu mencatatkan surplus perdagangan. Nilai total impor pada Mei 2026 melambung tinggi hingga mencapai 24.813,70 juta dolar AS, atau melonjak sebesar 22,16% secara year-on-year (yoy) dibanding Mei 2025. Sebaliknya, total nilai ekspor pada periode yang sama justru menurun sebesar 5,73% yoy menjadi 23.203,50 juta dolar AS.


Seminar on Scams: “Strengthening Defenses Against Scams: Addressing AML Vulnerabilities and Compliance in Digital Finance and Virtual Assets” akan diselenggarakan Senin, 6 Juli 2026 di Double Tree Hotel, Cikini, Jakarta pukul 08.00 - 12.00 WIB. Hadir sebagai pemateri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, dan UN Resident Coordinator in Indonesia Gita Sabharwal. Kegiatan ini merupakan kolaborasi OJK dan UNODC dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan aktivitas penipuan (scam).
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong akan kunjungi Jakarta pada Senin 6 Juli 2026. Berdasarkan informasi dari dari kantor Prime Minister (PM) Singapura, kunjungan Wong ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan tahunan Leaders Retreat antara Singapura-Indonesia yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR