Target Fantastis Hilirisasi, Pekerjaan Rumah Transisi Energi, hingga Produktivitas Manufaktur

Target Fantastis Hilirisasi, Pekerjaan Rumah Transisi Energi, hingga Produktivitas Manufaktur

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Target Fantastis Hilirisasi, Pekerjaan Rumah Transisi Energi, hingga Produktivitas Manufaktur
Dalam Artikel Ini

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Kreativitas adalah berpikir hal baru. Inovasi adalah mengerjakan hal baru." (Theodore Levitt - Ekonom Senior Dunia)

Ini Jurus Bahlil Cetak USD618 Miliar di 2040 dari Proyek Hilirisasi

Pemerintah menargetkan nilai dan pengembangan proyek hilirisasi di Indonesia mencapai USD 618 miliar atau sekitar Rp11 ribu triliun di tahun 2040 dengan meningkatkan nilai tambah ekspor sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

"Masterplan ke depan, hilirisasi Indonesia pada tahun 2040, target kita mencapai US$ 618 miliar. Dan hilirisasi ini sesungguhnya dilakukan dari semua sektor, baik mineral dan batu bara, minyak dan gas, kehutanan, perikanan, maupun pertanian," ujar Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Meski demikian, ia mengingatkan peningkatan nilai ekspor maupun pengembangan hilirisasi ini perlu diikuti dengan manfaat dari terciptanya lapangan kerja untuk masyarakat, meningkatnya penerimaan negara, serta dampak ekonomi yang dirasakan langsung kepada masyarakat.

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Pekerjaan Rumah Transisi Energi

  • Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum sepenuhnya menjawab tantangan realisasi investasi transisi energi. Di tengah ambisi pengembangan energi terbarukan, kepastian regulasi, kesiapan proyek, dan tingginya biaya pembiayaan masih menjadi pekerjaan rumah untuk menarik modal ke sektor energi bersih.
  • Peneliti Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) Mutya Yustika menilai, komitmen pemerintah untuk mendukung transisi energi dalam dua tahun terakhir cukup kuat.  Namun, implementasi kebijakan di lapangan masih berjalan lambat sehingga belum sepenuhnya memberikan kepastian bagi investor.

Tekan Biaya Energi, Proyek Listrik Tenaga Nuklir Menjanjikan

  • Proyek pembangkitan listrik bertenaga nuklir menjanjikan kemampuan menekan biaya listrik rumah tangga maupun industri hingga 4 sen per kWh. Meski telah diprioritaskan dalam peta jalan pengadaan listrik dan kebijakan energi nasional, mitigasi risiko geopolitik dan keekonomian masih perlu diperkuat. Semangat energi bersih tanpa menekan kocek perlu dukungan semua pihak.

Perbaikan Kualitas SDM Dorong Produktivitas Manufaktur Indonesia

  • Dalam rancangan strategisnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan kenaikan produktivitas sebesar 18,8% dalam empat tahun ke depan, yang diproyeksikan meningkat dari Rp 124,35 juta per orang pada 2025 menjadi Rp 147,7 juta per orang pada 2029.  Selama ini, angka produktivitas industri pengolahan atau manufaktur Indonesia fluktuatif dengan kecenderungan tumbuh positif. Pada tahun 2016, produktivitas tercatat sebesar Rp 127,05 juta per tenaga kerja sebelum akhirnya turun -5,71% pada 2017. Dalam satu dekade terakhir, pertumbuhan produktivitas tertinggi tercatat pada 2020 yang mencapai 6,59%, dengan nilai produktivitas tenaga kerja pada angka Rp 126,41 juta. Pascapandemi pada 2021, angka pertumbuhan produktivitas masih terkontraksi pada angka -3,31%. Namun demikian, sektor manufaktur nasional membuktikan daya tahannya dengan terus mencetak pertumbuhan positif secara berturut-turut setelahnya.

Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) Agustus 2026 akan dirilis Kamis, 15 Oktober 2026 oleh Bank Indonesia (BI). Adapun laporan selengkapnya dapat diunduh dan dibaca selengkapnya di situs resmi BI yakni www.bi.go.id. Statistik ini menjadi penting bagi dunia usaha karena ini merupakan salah satu indikator ekonomi makro yang bisa digunakan pengusaha sebagai data bahan pertimbangan.

Seminar Financial Health Pathways Forum akan diselenggarakan Kamis, 15 Oktober 2026 jam 09.00-15.30 WIB di Ballroom Pullman Hotel Thamrin, Jakarta. Hadir sebagai pembicara antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dicky Kartikoyono; International Labour Organization (ILO) Country Director untuk Indonesia dan Timor Leste Simrin C Singh; Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen; Director of Risk, Compliance & Legal Allo Bank Ganda Raharja Rusli, dan lain-lain.

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

ADVERTISEMENT Google Adsense Banner (970x250)