Badan Baru BUMN Ekspor dan Naiknya BI Rate

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Badan Baru BUMN Ekspor dan Naiknya BI Rate
ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Ekspor Komoditas Satu Pintu, Mengerem Kebocoran dengan Sistem Terpusat

  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mewajibkan ekspor komoditas strategis dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal. Kebijakan ini, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sumber daya alam sekaligus memastikan penerimaan negara lebih optimal. Dalam pidatonya di Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo menyebut komoditas seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloy akan menjadi tahap awal penerapan aturan tersebut.
  • Sementara itu, untuk mewadahi kebijakan ekspor satu pintu ini, Pemerintah sudah  membentuk badan usaha milik negara (BUMN) ekspor baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis nasional. Perusahaan ini dijadwalkan mulai menjalankan fungsi penuh sebagai pengelola ekspor SDA strategis pada 1 September 2026.

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan 5,25%

  • Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poins (bps) menjadi 5,25% dari sebelumnya 4,75%, diikuti kenaikan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing sebesar 4,25% dan 6,00%. Langkah ini merupakan respons otoritas moneter dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah yang melemah selama beberapa waktu terakhir.

Sektor Swasta Bergerak, Pemerintah: Ekonomi 6,5 Persen Tahun Depan

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai level 6,5 persen pada 2027. Menurutnya, target tersebut masih realistis, seiring bergeraknya sektor swasta dan meningkatnya aktivitas investasi di berbagai sektor ekonomi nasional. Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan defisit APBN berada di bawah ambang batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni pada kisaran 1,80 persen hingga maksimal 2,40 persen PDB. Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Di sektor moneter, tingkat inflasi nasional diproyeksikan tetap terkendali pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Pakar: Financial Health Menjadi Kunci Ketahanan UMKM

  • Sejumlah pakar menilai konsep kesehatan finansial atau financial health menjadi kunci utama agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu tetap bertahan dan terus berkembang, menjadikan sektor ini sebagai pendorong ekonomi di tengah ketidakpastian global. Di Indonesia, kontribusi UMKM juga sangat signifikan. Hal ini terlihat pada tahun 2025 lebih dari 65,5 juta UMKM menyumbang lebih dari 60 persen produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% dari total angkatan kerja.

Dilema Impor di Tengah Rupiah yang Tertekan

  • Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2021-2025 menunjukkan volume impor Indonesia terus meningkat yang didominasi oleh golongan bahan baku dan barang penolong. Puncaknya terjadi pada tahun 2025 saat volume impor mencapai 229,55 juta ton dengan nilai 169,30 miliar dolar AS. Tingginya ketergantungan sektor industri manufaktur pada pasokan dari luar negeri disertai nilai tukar yang tinggi akan langsung mengerek biaya produksi di tingkat hulu.

Industri Farmasi Nasional Terjepit Rantai Pasok Impor

  • Nilai tukar rupiah yang menembus Rp 17.700 per dolar AS menjadi alarm keras bagi industri yang memiliki ketergantungan tinggi pada bahan baku dari luar negeri. Industri farmasi nasional menjadi salah satu yang paling rentan terkena dampak guncangan ini. Berbeda dengan komoditas komersial lain yang dapat dengan cepat menaikkan harga jual guna mengompensasi pembengkakan biaya produksi, industri farmasi terikat oleh regulasi ketat Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Kementerian Kesehatan. Di industri farmasi terdapat aturan untuk melindungi daya beli masyarakat, Kondisi ini membuat produsen obat dalam negeri kurang memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan harga ketika ada tekanan pada margin keuntungan akibat mahalnya biaya bahan baku yang diimpor.

50th IPA Convex 2026. Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) diselenggarakan pada 20-22 Mei 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD. Memperingati hari jadi ke-50, acara kali ini berisi dialog, inovasi, dan kolaborasi di antara ekosistem minyak, gas, dan pengusaha energi.

Beragam pameran otomotif di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pada 20-22 Mei ada berbagai pameran bertema otomotif. Yang pertama adalah Indonesia International Auto Parts Accesories & Equip Exhibition (INAPA); yang kedua Transport & Logistics Indonesia 2026, Forklift Indonesia 2026, Tyre & Rubber Indonesia 2026, Lube Indonesia 2026, Truck & Trailer Indonesia 2026, CONMINE 2026; yang ketiga EV & Charging Indonesia 2026 INABIKE 2026; yang keempat Busworld Southeast Asia 2026.

"Ubahlah segalanya kecuali istri dan anak-anakmu. Dalam bisnis, jika Anda tidak berubah dan berinovasi dengan sangat cepat, Anda akan tertinggal dan mati." (Lee Kun-hee - Mantan Pimpinan Samsung Group)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya

Ω