Dari Industri Batubara hingga Reshuffle Kabinet

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Dari Industri Batubara hingga Reshuffle Kabinet
Foto: Antara/Bayu Pratama S/tom.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Permintaan China Melambat Bikin Harga Batu Bara Melandai

  • Harga batu bara global mulai melandai setelah sempat melonjak pada Maret lalu, seiring dengan perlambatan permintaan dari China yang memilih menahan pembelian dan mengoptimalkan stok yang ada. Sikap wait and see negeri Tirai Bambu ini membuat pasar energi kehilangan momentum, sehingga harga acuan Newcastle coal terkoreksi ke level US$130,2 per ton per 24 April 2026, atau mengalami koreksi sekitar 5,34%.
  • Selain itu, sejumlah negara kini lebih fokus pada pemanfaatan pasokan energi domestik dibanding meningkatkan impor. India dan China, misalnya, mulai menahan pembelian dari luar negeri dan memaksimalkan produksi dalam negeri untuk menopang sektor manufaktur. Strategi tersebut dinilai memberi keuntungan berupa penghematan devisa dan penurunan biaya impor energi. Namun di sisi lain, langkah itu berpotensi menahan permintaan batu bara global dalam jangka pendek.

Pelaku Usaha Harap Reshuffle Bawa Perbaikan Kebijakan

  • Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap reshuffle kabinet yang kembali dilakukan pemerintah harus membawa perbaikan arah kebijakan yang memberikan dampak untuk kepentingan masyarakat luas. Senin siang (27/4), Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat baru yang di Istana Kepresidenan Jakarta. Tercatat ini merupakan perombakan kelima kalinya sejak Prabowo menduduki kursi Presiden RI pada Oktober 2024 lalu. Perombakan pertama terjadi 19 Februari 2025 lalu. Terakhir, ia merombak kabinet pada Oktober 2025. Dalam reshuffle kali ini, Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dan Hanif Faisol sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Ketahanan Ekonomi via Kolaborasi Tiga Pilar

  • Pemerintah mengakselerasi pertumbuhan moneter dan fiskal melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara. Inisiatif ini dilakukan Bank Indonesia (BI) dengan meluncurkan program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) wadah kolaborasi pembiayaan bersama. PINISI merupakan bagian dari kebijakan BI yang sifatnya makroprudensial. Platform yang menjembatani kebutuhan pembiayaan dari dunia usaha dengan kapasitas penyaluran kredit dari perbankan.

Kebut Transformasi di Lantai Bursa Jelang Putusan MSCI pada Mei Nanti

  • Para regulator pasar modal terus melanjutkan agenda reformasi dan pembenahan tata kelola jelang putusan peninjauan indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 12 Mei 2026. Reformasi yang dilakukan otoritas bersama BEI, seperti peningkatan transparansi data pemegang saham di atas 1%, pengenalan indikator High Shareholding Concentration (HSC), hingga penyesuaian batas minimal saham beredar publik (free float), telah menjadi perhatian utama penyedia indeks global. Komunikasi perkembangan transformasi pasar modal diharapkan bisa meredam fluktuasi dan dinamika perdagangan harian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Capaian Investasi Kuartal I-2026 di Tengah Dinamika Global

  • Pada kuartal I-2026 ini, Indonesia mencatatkan performa realisasi investasi yang positif secara tahunan dengan total investasi senilai Rp 498,8 triliun. Meskipun secara kuartalan (q-t-q) mencatatkan perlambatan pertumbuhan tipis sebesar 0,4% dibandingkan dengan kuartal IV-2025, dilihat secara tahunan (y-o-y) pertumbuhan capaian di kuartal I ini mencapai 7,2% dibandingkan dengan kuartal I-2025. Di tengah kondisi geopolitik global yang memicu ketidakpastian, pertumbuhan positif tersebut memberi harapan perekonomian nasional tumnbuh stabil.
  • Industri perasuransian Indonesia memasuki tahun 2026 dengan dinamika pertumbuhan yang kontras antar-lini bisnis. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Februari 2026, total aset Asuransi Jiwa menunjukkan performa impresif yang mencapai Rp 634,50 triliun atau tumbuh 9,3% secara tahunan (y-o-y). Angka pertumbuhan itu mencerminkan membaiknya kepercayaan pasar terhadap produk proteksi jangka panjang, sekaligus keberhasilan transformasi model bisnis perusahaan asuransi jiwa dalam mengoptimalkan kanal digital dan inovasi produk yang lebih relevan bagi kebutuhan masyarakat.

Diskusi publik Renewable Energy for Economic Growth: Renewable Energy Zones (REZ) as an Enabling Instrument. Diskusi ini akan dilakukan secara hibrida daring dan luring pada Selasa 28 April 2026 pukul 09.30-12.15 WIB. Turut hadir memberikan sambutan Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti; Asisten Deputi Percepatan Transisi Energi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Farah Heliantina. Selain itu juga hadir memberikan diseminasi studi Direktur Kolaborasi Internasional Indef Imaduddin Abdullah dan Direktur Systemiq Batari Saraswati. Hadir juga dalam panel diskusi antara lain Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Andriah Feby Misna; EVP Perencanaan Sistem Ketenagalistrikan PT PLN (Persero) Eko Yudho Pramono; Direktur Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Lucky Lukman Nurrahmat; Indonesia Country Lead Climateworks Center (CWC) Jannata (Egi) Giwangkara; dan Head of Energy Transition & Carbon Pricing Indef Saraya Cita Asmarani.

Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat dewan gubernur atau FOMC pada 28 April-29 April 2026. Hasil rapat ini dinanti oleh pelaku usaha di seluruh dunia, apakah The Fed akan menaikkan, menahan, atau menurunkan suku bunga acuan. Perubahan besaran suku bunga acuan bisa mengubah pergerakan arah nilai tukar mata uang termasuk rupiah. Tak hanya itu, apapun putusan The Fed juga mengubah arus modal di lantai bursa di seluruh dunia.

"Waktu adalah sumber daya terpenting. Jika anda membuang waktu, anda telah membuang segalanya." (Ingvar Kamprad - Pendiri IKEA)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya

Ω