Kisah Adithia Kwee Dirikan Klinik Kanker, Mental Baja dan Momen Kepulangan

Kisah Adithia Kwee Dirikan Klinik Kanker, Mental Baja dan Momen Kepulangan

Setelah bertahun-tahun hidup mapan di Jerman, yang ia cari saat ini adalah makna hidup. Di kantor yang ia pimpin, Adithia menerapkan gaya manajemen yang memanusiakan manusia.

Kisah Adithia Kwee Dirikan Klinik Kanker, Mental Baja dan Momen Kepulangan
Dalam Artikel Ini

Selamat berakhir pekan. 

Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Kehilangan Ibu Dorong Adithia Kwee Dirikan Klinik Kanker

Keseharian di Jerman mengajarkan Adithia Kwee arti kesabaran dalam kedukaan. Lelaki berdarah Indonesia itu akhirnya pulang ke tanah air pada 2023 usai kepergian sang Ibu tercinta akibat kanker.

Alih-alih terus berlarut dalam kesedihan, pria berusia 38 tahun ini nekat pulang ke Indonesia untuk mendirikan Kaiser Cancer Center di BSD City, sebuah layanan kesehatan untuk penanganan pasien kanker.

"Ibu saya menderita kanker paling progressive yang obatnya sangat jarang ketika itu," kata Kwee yang menjabat Founder dan Managing Director Kaiser Cancer Center kepada SUAR di Jakarta, Kamis (1/10).

Founder dan Managing Director Kaiser Cancer Center, Adithia Kwee (Dokumen Pribadi)

Perkuat Kemitraan, Indonesia-Rusia Resmikan Russian Space

Indonesia dan Rusia resmi mempererat diplomasi keagamaan dan kebudayaan lewat peresmian Russian Space di Perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2026). Fasilitas edukasi ini dihadirkan sebagai wadah pertukaran pengetahuan, promosi budaya, sekaligus jembatan pemersatu bagi masyarakat kedua negara, khususnya umat Islam. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyebut peresmian Russian Space sebagai pijakan penting dalam memperkokoh hubungan antaragama kedua negara.

Sejumlah pengunjung melihat koleksi buku dan materi edukasi di Russian Space yang berada di dalam Perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (06/11/2026).(Foto:Gema Dzikri/Suar.id)

Jakarta Coffee Week 2026: Pecinta kopi bisa menikmati rangkaian Jakarta Coffee Week MRKT 2026 pada 5-8 November di Senayan City.Acara ini merupakan rangkaian acara khusus kopi, teh, cokelat matcha dan dessert yang menjadi bagian dari ajang Visa Presents Livin' Markt 2026. Event di Jakarta tersebut akan menghadirkan lebih dari 50 tenant F&B, termasuk coffee roaster dari berbagai daerah, merek teh dari Indonesia Tea Culture, serta hidangan viral.

Remember Fest 2026 x Cube Concert 2026: Warga Jakarta yang mau nostalgia sambil menikmati vibes sinematik akhir pekan ini, merapat ke JIExpo Kemayoran. Remember Fest 2026 x Cube Concert siap digelar 7–8 November 2026 mendatang di area Open Space dan Gambir Expo, Jakarta Utara. Menariknya, gelaran tahun ini membawa tema unik 'In Cinema' yang menggabungkan panggung musik musisi lintas generasi dengan deretan hiburan seru—mulai dari bioskop layar tancap, ruang aktivitas komunitas, stan kuliner khas, sampai wahana rekreasi keluarga.

Mental Baja Tahan Banting

“Enggak dulu deh.”

“Tidak. Terima kasih ya.”

“Mohon maaf, kami belum bisa bekerja sama.”

Begitulah rupa-rupa kalimat yang sering didengar oleh pengusaha ketika menghadapi penolakan dari calon klien/konsumen. Kendati penolakan itu adalah sesuatu yang mungkin terjadi, tetapi menghadapi situasi ini tidak pernah mudah. 

Saking seringnya, bahkan di jagat penjualan sampai mengenal selorohan law of averages (hukum rata-rata) keberhasilan penjualan mencapai 10%. Artinya, dari 10 orang calon klien/pembeli yang ditawarkan, akhirnya hanya 1 orang yang akhirnya berhasil dikonversi menjadi kesepakatan. 

Ilustrasi mental kuat tahan banting. Kreasi Gemini AI-Suar.id/Krisna

Momen Kepulangan

Saudaraku, adakah saat yang paling dirindukan para pengembara selain menemukan momen kepulangan?

Fakta keterlemparan manusia dari "langit suci" dan kebertualangan dari asal tumpah darah membuat sukmanya senantiasa resah-gelisah, merindukan luang berpulang ke rahim Ilahi dan kampung halaman.

Kesibukan mengejar kebutuhan dan kesenangan duniawi bisa membuat orang lupa diri sebagai perantau.

Cendekiawan Muda Yudi Latif (Foto: Tim SUAR/ AI)
ADVERTISEMENT Google Adsense Banner (970x250)