Perkembangan industri otomotif dari sisi inovasi teknologi, regulasi, dan tren pasar.
Saat ini Agrinas memang tengah memproses impor 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari Mahindra & Mahindra Ltd, (M&M), serta 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Sejumlah unit juga bahkan sudah tiba di Indonesia.
Impor kendaraan pick-up dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) berisiko mematikan industri otomotif nasional dan tidak memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian domestik.
Pemerintah berencana mengimpor armada transportasi logistik berupa mobil pikap (pick-up) dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. Jumlahnya sekitar 105.000 unit. Angka ini mendekati jumlah mobil pikap yang diproduksi di dalam negeri.
Dari jumlah tersebut, Astra membukukan penjualan 34.867 unit dan menguasai 52% pangsa pasar nasional.
Pasar otomotif Indonesia tahun 2025 menunjukkan total penjualan ritel secara akumulatif turun 6,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski pasar masih didominasi brand dari Jepang, brand mobil asal Tiongkok semakin unjuk gigi.
Penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong pemulihan sekaligus memperkuat transformasi industri otomotif nasional menuju arah yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
Distribusi komponen tengah menghadapi tekanan serius setelah Honda Motor Co. menghentikan sementara operasi sejumlah pabriknya di Jepang dan Cina akibat kekurangan pasokan chip legacy dari Nexperia.
Secara kumulatif Januari–November 2025, ekspor mobil CBU tercatat 473.971 unit, meningkat 10,6% dibandingkan periode sama 2024 yang berada pada level 428.613 unit.
Dengan desain ramping, imut, berwarna unik, kaya spesifikasi dan harga terjangkau, merek-merek seperti BYD, Chery dan Wuling semakin menantang pemain lama industri otomotif dalam negeri.
Riset Jakpat menunjukkan, motor skutik jadi jenis motor yang paling banyak dibeli dan digunakan konsumen Indonesia dari tiap generasi mengalahkan jenis motor lainnya seperti bebek dan sport.
Industri otomotif khususnya kendaraan roda empat menghadapi tantangan penurunan angka penjualan. Sisa dua bulan terakhir (November-Desember) menjadi penentu apakah tren penurunan yang dimulai sejak tahun 2023 akan berlanjut tahun ini.
Salah satu resep keberhasilan industri komponen otomotif adalah dengan bertransformasi melihat tren yang berkembang memproduksi barang yang betul-betul dibutuhkan konsumen.
Menampilkan 12 dari 34 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.