Permohonan KEK Galang Batang terhenti setelah pemerintah daerah yang diharapkan menerbitkan perizinan, ternyata masih membutuhkan persetujuan Kementerian Kehutanan
Proyek yang dikembangkan oleh PT GEABH Joint Technology ini mencatatkan total investasi sekitar USD 600 Juta atau setara Rp10,2 triliun, sekaligus menjadi tonggak penting dalam percepatan hilirisasi industri kimia nasional.
Sekitar 58 persen perusahaan yang beroperasi di seluruh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ditujukan untuk pasar ekspor atau pasar global.
Data menunjukkan kesetaraan akses pendidikan di Indonesia masih sangat berbeda antarwilayah.
Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK menunjukkan kinerja yang mengesankan pada 2025 lalu. Meski realisasi nilai investasi kurang sedikit dari target, nilai ekspor dari kawasan khusus ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga akhir tahun 2025, realisasi investasi kumulatif mencapai Rp335 triliun dengan penyerapan tenaga kerja tercatat 248.459 .
Akan ada enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru yang diperkirakan akan menyerap investasi hingga Rp300 triliun.
D-HUB SEZ yang berada di BSD City menjadi SEZ pertama yang berada di kawasan Greater Jakarta, wilayah dengan konsentrasi penduduk berdaya beli tinggi.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menjadi instrumen kunci bagi negara-negara di ASEAN untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi, tidak terkecuali Indonesia. KEK Indonesia harus bisa sejajar, bahkan lebih unggul dibandingkan negara ASEAN lainnya.
Kendati potensinya besar, KEK perlu terus dikembangkan potensinya agar berdaya saing dibanding KEK negara lainnya.
Daya tarik total 25 KEK yang tersebar dari Sabang hingga Merauke terbukti berhasil menembus total investasi senilai Rp294,4 triliun atau USD 3,6 miliar terhitung dari tahun 2021 hingga September 2025.
Artikel ini merupakan opini dari Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sanny Iskandar
Menampilkan 12 dari 30 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.