Lewat investasi senilai USD155 juta atau sekitar Rp2,59 triliun, fasilitas ini memproduksi fatty alcohol, salah satu bahan baku industri oleokimia untuk berbagai produk kebutuhan sehari-hari.
Menampilkan 12 dari 1 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.