Di dunia nan riuh oleh kilatan layar, buku cetak berdiri tenang, bak pohon tua yang kokoh di tengah badai. Ia tak tergesa-gesa, tak berpacu dengan waktu, hanya menawarkan ruang pergumulan yang intens.
Artikel ini merupakan opini dari Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) dan Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Mohamad Ikhsan
Menampilkan 12 dari 2 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.