Mengantisipasi MSCI dan Daya Beli Masyarakat

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Mengantisipasi MSCI dan Daya Beli Masyarakat
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Kreasi AI-Krisna/Suar.id
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

"Buta huruf di abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, melainkan mereka yang tidak bisa belajar (learn), membuang pelajaran lama (unlearn), dan belajar kembali (relearn)." (Alvin Toffler -Penulis & Futuris)

‎Rebalancing MSCI di Depan Mata, Investor Cermati 4 Sinyal Ini

  • ‎Investor pasar modal Indonesia akan mencermati hasil MSCI August 2026 Index Review yang dijadwalkan diumumkan pada Kamis (13/8/2026) dini hari waktu Indonesia. ‎
  • ‎Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari keputusan MSCI yang diumumkan pada 7 Juli 2026. Dengan tetap berlakunya freeze, tidak ada emiten Indonesia yang dapat memperoleh tambahan bobot melalui kenaikan FIF maupun NOS dalam peninjauan kali ini.

Ojol Berstatus Karyawan: Apa yang Berubah Jika Perpres Terbit?

  • Pemerintah dikabarkan akan merilis Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pengemudi ojek online (ojol) yang ditargetkan akan terbit sebelum 17 Agustus 2026. Perpres ini diharapkan menjadi dasar hukum yang memberikan kepastian keberlanjutan bisnis perusahaan aplikasi. Perpres ini rencananya akan mengatur dua hal yang cukup krusial. Pertama, mengenai skema bagi hasil antara pengemudi ojol roda dua sebesar 92% dan bagi aplikasi sebesar 8%. Poin kedua adalah mengenai status pengemudi ojol sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online

Menaksir Daya Beli dari Gejala Pemulihan di Awal Kuartal III-2026

  • Memasuki awal triwulan III-2026, perekonomian mulai menunjukkan gejala pemulihan dengan penguatan nilai tukar rupiah secara bertahap, meredanya tingkat inflasi, dan perbaikan indeks penjualan riil menjadi tiga di antaranya. Demi menjaga momentum, kucuran stimulus fiskal perlu diarahkan pada penguatan daya beli dalam jangka panjang. Implikasi atas sejumlah gejala pemulihan tersebut juga diperlihatkan perbaikan Indeks Penjualan Riil (IPR). Dalam pernyataan resmi, Selasa (11/8/2026), Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengumumkan perbaikan IPR bulan Juli 2026 dari sebelumnya jatuh ke titik terendah 221,6 pada bulan Mei menjadi 225,0 pada bulan Juni.

Bantu Pembiayaan Perempuan, Pemerintah Pangkas Bunga PNM Mekaar Jadi 8%

  • Pemerintah berencana menurunkan bunga pembiayaan bagi nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari rata-rata sekitar 20% menjadi sekitar 8%. Kebijakan tersebut ditujukan untuk meringankan beban pembiayaan perempuan prasejahtera yang menjadi penerima program PNM Mekaar. Program ini menyasar sekitar 14 juta perempuan yang tergabung dalam program Mekaar.
    Pemerintah berharap penurunan bunga dapat membuat pembiayaan yang diterima kelompok masyarakat prasejahtera tersebut tidak terlalu membebani kemampuan mereka dalam menjalankan usaha. Kebijakan yang rencananya berlaku mulai September 2026 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap pembiayaan dengan biaya yang lebih ringan.

Indonesia dan Vietnam Mengembangkan Spesialisasi Industri

  • Setelah Singapura sebagai ikon ekonomi ASEAN menjadi daya tarik global, Indonesia dan Vietnam mulai berupaya merebut perhatian. Vietnam dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian karena pertumbuhan ekonominya yang pesat, tergambar dari Produk Domestik Bruto (PDB) tertinggi di ASEAN. Dalam 10 tahun terakhir, perekonomian Vietnam tumbuh stabil di atas 5% dengan capaian tertingginya di tahun 2022 (8,5%). Pasca-pandemi, ekonominya mampu tumbuh sekitar 2% di tahun 2020 dan 2021. Sementara Indonesia, pertumbuhan PDB sejak 10 tahun terakhir stabil di kisaran 5% dengan capaian tertinggi 5,3% pada tahun 2022. 

Seminar Critical Minerals and Green Industrialization for Shared Prosperity in Global South akan diselenggarakan Kamis 13 Agustus 2026 pukul 13.00-15.00 WIB di akun resmi Youtube Indef. Hadir sebagai pembicara antara lain Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Heldy Satrya Putera, Professor of Development Economics CSST Department of Economics SOAS University of London Antonio Andreoni, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti.

Seminar Transparansi Rantai Pasok Hijau: Optimalisasi Pelacak Data untuk Menembus Pasar Global akan diselenggarakan pada Kamis 13 Agustus 2026 pukul 09.00-11.00 WIB yang disiarkan secara daring melalui situs bit.ly/SosialisasiIKMHIJAU3 Hadir sebagai pembicara Founder dan CEO PT Sentra Solusi Automa Alfonsus Arista Tefa, Chairperson & Program Manager Business & Export Development Organization (BEDO) Jeff Kristianto Iskandarsjah, dan Dosen Universitas Udayana Florence Juanita Reni.

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya