Hobi Golf Bos KEK Kendal, Tantangan Organisasi Modern dan Keutamaan Budi
•
3 Menit Baca
Oleh:
Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Istilah work-life balance kian populer di dunia kerja saat ini. Mantra ini menjadi wajib bagi tiap pekerja yang ingin memisahkan urusan kantor dan kehidupan pribadi. Namun faktanya, menjaga batas itu sering kali berujung mitos belaka, seiring bertambahnya beban kerja dan tuntutan hidup yang terus merangkak naik.
Cara pandang berbeda dimiliki Direktur Eksekutif Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Juliani Kusumaningrum. Ia lebih memilih menjaga keduanya bisa berjalan beriringan tanpa ada yang harus dikorbankan. Baginya, keseimbangan hidup bukan tentang pemisahan mutlak, melainkan seni mengatur porsi waktu demi menjaga komitmen pelayanan kepada investor yang bisa muncul kapan saja. Juliani justru menjaga "kewarasan" dan kebugaran fisiknya lewat hobi berlari dan bermain golf.


Asia Afrika Festival 2026: Pemerintah kota Bandung siap menggelar kembali gelaran AAF 2026 di kawasan bersejarah Asia Afrika dan Braga di Bandung akhir pekan ini, 11–12 Juli. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, event ini menjanjikan atmosfer yang jauh lebih hidup dengan memindahkan panggung utama tepat di depan ikonik Gedung Merdeka. Tidak hanya menjadi ajang parade budaya lewat Solidarity Walk dan karnaval internasional, magnet festival tahun ini juga bergeser ke kawasan Braga Pendek yang disulap menjadi Asia Africa Market—ruang intim yang mempertemukan kuliner lokal, pergerakan komunitas kreatif, hingga pameran seni rupa.
Cicilia Ballet - Dance for All 2: Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) bersiap menyuguhkan keindahan gerak lewat pementasan Cicilia Ballet – Dance for All 2 yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026. Selain penampilan oleh para balerina profesional, acara ini juga akan diisi penari lintas generasi dari berbagai kelompok usia. Sesuai tajuk yang diusung, pertunjukan ini memadukan kemegahan koreografi klasik dan dinamisme tari modern, menjadikannya sebuah ruang apresiasi inklusif yang membuktikan bahwa seni balet kini bisa dinikmati dan ditarikan oleh siapa saja, sekaligus menjadi opsi hiburan segar bagi warga ibu kota minggu ini.

Langkah pertama adalah membangun psychological safety melalui kepemimpinan yang membuka ruang dialog, menerima kritik, dan tidak menghukum kesalahan yang dilakukan dengan itikad baik sebagai bagian dari proses belajar.

Saudaraku, dari manakah seharusnya kebangkitan sebuah bangsa bermula? Bukan dari gegap gempita pembangunan fisik, melainkan dari cahaya yang menyala dalam batin: keutamaan budi—budi yang utama.
Awal abad ke-20 menjadi saksi: kesadaran ini tak hanya mewujud dalam kelahiran Budi Utomo, tetapi juga dalam nafas organisasi sezaman seperti Jamiat Khair—perkumpulan kebajikan budi—dan Tri Koro Dharmo, yang memancangkan tiga tujuan mulia: sakti, budi, dan bakti.
Mereka memahami: budi pekerti adalah fondasi kebangkitan dan jembatan menuju kemajuan. "Budi" adalah jalinan halus antara pikiran, perasaan, dan kemauan—segala yang tumbuh dari taman batin manusia. Adapun "pekerti" adalah tenaga yang mewujudkan yang batin ke dalam tindakan; daya yang memberi bentuk pada nilai.
Pikiran adalah pelita hidup. Bila sesat pikir, hidup bisa binasa. Etika adalah kendali. Bila pudar moral, hidup kehilangan arah. Kemauan adalah tenaga. Bila lemah karsa, hidup kehilangan daya.
