Obligasi Global Danantara Diminati Hingga Permintaan Capai Tiga Kali Lipat
Di tengah dinamika ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik, Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan obligasi global dengan nilai permintaan tembus hingga 4,6 miliar Dolar AS.
•
2 Menit Baca
Oleh:
Tautan telah disalin! Tempelkan ke stiker tautan di Bio atau Story Anda.
Langkah Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan obligasi global perdana senilai 1,5 miliar dolar AS disambut positif dan sukses menembus pasar. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi langkah Danantara dalam mendiversifikasi sumber pendanaan, tetapi juga sinyal positif daya tarik instrumen investasi asal Indonesia di kancah internasional.
Antusiasme pasar terhadap instrumen utang ini terbukti lewat capaian permintaan hingga tiga kali lipat dari peluncuran perdana. Jauh melampaui ekspektasi penerbitan awal, capaian pesanan atau orderbook obligasi ini mencatatkan permintaan yang tinggi. Nilai peak orderbook peluncuran bahkan mencapai sekitar 4,6 miliar dolar AS.
Nilai dan imbal hasilnya obligasi yang diterbitkan Danantara terbagi secara berimbang berdasarkan jangka waktunya. Obligasi untuk tenor 5 tahun diterbitkan senilai 750 juta dolar AS dengan tingkat imbal hasil (yield) sebesar 5,35%. Sementara itu, obligasi untuk tenor 10 tahun juga diterbitkan dengan nilai 750 juta dolar AS, menawarkan tingkat imbal hasil sebesar 5,95%.
Obligasi yang ditawarkan tersebut ditetapkan pada harga yang kompetitif dengan spread bersaing terhadap kurva sekunder sovereign Republik Indonesia, yakni 32 basis poin untuk seri 5 tahun dan 34 basis poin untuk seri 10 tahun.
Tingginya permintaan terhadap obligasi global Danantara tak lepas dari alasan fundamental yang kuat. Faktor pemicu utamanya adalah kokohnya tingkat kepercayaan investor global terhadap reputasi institusi negara sekaligus prospek positif untuk berinvestasi dalam jangka panjang.
Kepercayaan yang tinggi juga terekam dari persentase alokasi kawasan dan tipe investor. Pada seri 5 tahun, final books ditutup melebihi 1,45 miliar dolar AS dari 68 akun, dengan alokasi yang didominasi oleh investor dari wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (41%), disusul Amerika Serikat (38%) dan Asia (21%), di mana 82% investornya adalah Manajer Aset/Dana.
Sementara untuk seri 10 tahun, final books mencapai lebih dari 1,35 miliar dolar AS dari 63 akun, yang sebagian besarnya diserap oleh investor Amerika Serikat (52%), diikuti kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (31%) serta Asia (17%), dengan profil mayoritas yang juga dipegang oleh Manajer Aset/Dana sebesar 72%.
Derasnya arus modal dan tingginya kualitas basis investor dalam penerbitan ini membangun optimisme bagi ekosistem investasi nasional. Kesuksesan obligasi global perdana DIM ini menjadi pembuktian awal dari instrumen keuangan Indonesia memiliki daya saing yang patut diperhitungkan di tingkat internasional.
Rekam positif capaian penerbitan perdana DIM diharapkan dapat menjadi pijakan awal untuk terus memacu pembiayaan pembangunan strategis. Sekaligus, capaian tersebut semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang aman dan menjanjikan secara domestik maupun internasional.
Dukung Jurnalisme Solusi.Terangi Lebih Banyak Langkah Bersama SUAR
Di tengah banyaknya informasi, jurnalisme yang memberi arah hanya dapat terus hadir berkat dukungan pembaca. Bersama Anda, kami akan terus menghadirkan informasi yang terkurasi, mendalam, dan berorientasi pada solusi bagi penggerak dunia usaha.
Daftar untuk buletin SUAR Inspirasi Penggerak Dunia Usaha.
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.