Menanti Resiliensi Pasar Modal dan Antisipasi Perang AS-Israel Vs Iran

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Menanti Resiliensi Pasar Modal dan Antisipasi Perang AS-Israel Vs Iran
 Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Pukulan Ganda Hantam Lantai Bursa

  • Di tengah proses reformasi tata kelola, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus dihantam pukulan ganda dari konflik geopolitik Israel-Amerika Serikat (AS) versus Iran ditambah vonis negatif dari  lembaga pemeringkat Fitch. Perdagangan di lantai bursa pada Rabu (4/3/2026), pun harus merosot 362,7 poin atau 4,57% ke posisi 7.577,06.
  • Para analis menilai koreksi tajam IHSG pada perdagangan Rabu tersebut dipicu kombinasi tekanan global dan sentimen domestik yang datang berlapis sepanjang hari. Pelemahan indeks tidak hanya dipengaruhi tensi geopolitik Timur Tengah, tetapi juga diperberat oleh revisi outlook peringkat utang Indonesia oleh Fitch Ratings.

Serangan AS-Israel ke Iran Hambat Ekspor Industri Kreatif Indonesia

  • Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran di Timur Tengah berpotensi menekan industri kreatif Indonesia akibat terhambatnya arus logistik dan risiko keamanan. Hal ini memaksa sejumlah pelaku usaha, seperti sektor busana muslim, untuk menunda rencana ekspansi dan ekspor ke kawasan tersebut demi menghindari ketidakpastian geopolitik yang sedang memanas.
  • Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa pemerintah terus memantau dampak konflik ini terhadap subsektor andalan seperti fesyen, kuliner, dan kriya. Koordinasi intensif dengan berbagai kementerian terus dilakukan untuk memetakan dampak spesifik dan melindungi nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia yang mencapai nilai lebih dari US$26 miliar pada tahun 2025.

Redam Gejolak Harga, Galang Solidaritas Industri Logistik

  • Pelaku industri logistik dan pelayaran diharapkan bersolidaritas dengan pelaku ekspor dan dunia usaha dalam merespons kemungkinan kenaikan biaya logistik akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Di samping meredam gejolak harga komoditas ekspor, solidaritas pelaku logistik dibutuhkan guna menjaga kepercayaan dan daya saing produk-produk Indonesia di pasar mancanegara. Kenaikan harga minyak mentah dunia pascapenutupan Selat Hormuz, menyusul eskalasi konflik setelah Iran melancarkan retaliasi terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel, semakin memicu kekhawatiran dunia usaha, khususnya yang berkecimpung dalam ekspor-impor dan logistik.

Aspal Ramah Lingkungan Bisa Tekan 42,5% Emisi Pembangunan Jalan

  • Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai mengakselerasi penggunaan aspal ramah lingkungan sebagai solusi infrastruktur berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan anggaran pemeliharaan jalan. Inovasi ini mengandalkan teknologi warm mix asphalt serta pemanfaatan limbah industri, seperti debu PLTU dan sisa peleburan baja, yang mampu menekan emisi gas rumah kaca hingga 42,5%. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan jaringan jalan nasional sepanjang 538.170 km yang kini menghadapi risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem dan beban lalu lintas yang terus meningkat.
  • Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan, Pantja Dharma Oetojo, menjelaskan bahwa selain menghemat energi, penggunaan material lokal seperti aspal Buton dan limbah tambang efektif mengurangi biaya logistik serta ketergantungan pada aspal impor. Keberhasilan proyek percontohan di ruas Citepus-Cisolok, Banten, menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperluas implementasi teknologi ini ke ruas tol Pemalang-Batang dan sejumlah jalan utama di Jawa Barat.

Video Pilihan Warga Ramai Berburu Baju Lebaran Di Pasar Tanah Abang

Warga Ramai Berburu Baju Lebaran Di Pasar Tanah Abang
Menjelang Hari Raya Idul Fitri warga ramai mencari pakaian baru di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berbeda dari tahun lalu, satu nama unik mencuri perhatian menjadi trend baru, yaitu gamis “Bini Orang”.

Rekor Baru Emas di Tahun 2026 di Tengah Gejolak Geopolitik Global

  • Berdasarkan data pergerakan harganya, emas memulai tren peningkatan signifikan yang puncaknya pertama kali menembus level psikologis Rp3 juta per gram pada 28 Januari 2026. Hanya berselang satu hari, tepatnya pada 29 Januari, harga meroket ke titik tertinggi bulanan di angka Rp3,17 juta per gram. Fenomena ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan sinyal awal dari respons pasar terhadap meningkatnya risiko akibat ketidakpastian global. Ini memicu investor mulai mengalihkan aset mereka ke instrumen yang lebih aman.

Geliat Pariwisata Pasca Libur Akhir Tahun 2025

  • Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan resiliensi pada transisi tahun 2025 menuju 2026. Momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi katalisator utama yang mendorong volume perjalanan ke titik tertinggi dalam setahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), geliat ini terlihat jelas pada bulan Desember 2025, di mana ketiga kategori wisatawan mancanegara, nusantara, dan nasional mencatatkan angka pertumbuhan yang sebagai respons atas libur panjang akhir tahun.  Wisatawan mancanegara (wisman) mencatatkan tren positif selama puncak Nataru dengan kunjungan mencapai 1,22 juta kunjungan pada Desember 2025. Pada Januari 2026, kunjungan wisman menurun menjadi 1,01 juta kunjungan. Namun angka ini masih lebih tinggi 1,11% dibandingkan Januari 2025.

Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026. Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) akan menyelenggarakan acara ini pada 5 Maret-8 Maret 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Informasi selengkapnya acara ini bisa dilihat di situs resmi https://ifexindonesia.com/

Peresmian SPKLU Kemendag: Menteri Perdagangan Budi Santoso akan meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Kementerian Perdagangan pada Kamis, 5 Maret 2026 di Lapangan Parkir Kementerian Perdagangan pukul 12:30 WIB. Turut hadir Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kesuksesan bukan hanya tentang seberapa banyak uang yang Anda hasilkan, tetapi tentang dampak positif yang Anda buat.” (Indra Nooyi - Mantan CEO PepsiCo)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya