Perkembangan sektor perbankan, mulai dari regulasi, inovasi layanan, hingga perannya dalam mendorong inklusi keuangan.
OJK mendorong penguatan manajemen risiko dan ketahanan lembaga jasa keuangan. Perbankan juga perlu terlibat langsung dalam program strategis nasional
Demi bisa bertahan, perbankan perlu melakukan inovasi dalam mencari sumber pendapatan yang efisien. Salah satunya melalui digitalisasi.
Selain mendiversifikasi portofolio pembiayaan, perbankan mulai mempersiapkan kuda-kuda memonitor kesehatan finansial nasabah demi menjaga kualitas penyaluran kredit dan arus kas mulai triwulan kedua dan seterusnya.
Kinerja perbankan ditopang oleh kredit pembiayaan di sektor UMKM
Industri perbankan Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan aset yang positif sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Perkembangan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit juga menunjukkan fungsi intermediasi perbankan berjalan dengan baik.
Tekanan geopolitik global yang disinyalir memicu volatilitas nilai tukar rupiah dan ketidakpastian suku bunga, mendorong PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memperkuat manajemen risiko, menjaga likuiditas, serta lebih selektif dalam penyaluran kredit.
Melalui asesmen mandiri dan stress test OJK, perbankan diharapkan mampu mendeteksi titik-titik rawan risiko bisnis memasuki triwulan kedua 2026, termasuk menurunnya kinerja debitur yang berpotensi menaikkan risiko gagal bayar.
Siaran pers dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
Setelah menginjeksikan Rp200triliun kepada Himpunan Bank Negara (Himbara) pada September 2025, pemerintah kembali menyuntikkan dana Rp100 triliun ke perbankan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan ketahanan industri perbankan nasional tetap terjaga meskipun menghadapi ketidakpastian global, seiring dengan proyeksi pertumbuhan kredit dan likuiditas yang masih kuat pada awal 2026.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang merembet ke perekonomian Tanah Air, industri perbankan digital diperkirakan tetap bisa bertumbuh pada 2026. Salah satu caranya adalah memperluas pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menampilkan 12 dari 51 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.