Perkembangan industri otomotif dari sisi inovasi teknologi, regulasi, dan tren pasar.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya berpotensi meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam menekan dampak lingkungan dari sektor transportasi.
Pelaku usaha di industri komponen otomotif pun didorong untuk terus melakukan inovasi dan penyesuaian produk, mengikuti dengan tuntutan pasar yang terus berkembang dan bergerak secara dinamis.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada pertengahan 2024, penetrasi mobil listrik merek BYD menunjukkan performa yang cukup gemilang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tren penjualan BYD terus meningkat dan mendominasi.
Penurunan penjualan mobil pada Maret 2026 disebabkan oleh banyaknya hari libur menjelang Hari Raya Lebaran yang berdampak pada aktivitas operasional dealer.
Industri otomotif Indonesia menunjukkan resiliensinya selama kuartal pertama 2026. Meskipun dibayangi ketidakpastian ekonomi dunia, total penjualan ritel mobil selama kuartal 1-2026 mencapai 211.905 unit, tumbuh tipis 0,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 210.766 unit.
Momen ini pun jadi puncak pendapatan bagi usaha rental mobil tersebut, lantaran banyaknya masyarakat yang memilih untuk menempuh perjalanan ke kampung halamannya dengan menyewa kendaraan.
Industri otomotif Jepang disebut siap mengikuti arah kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mendukung agenda transisi energi di sektor transportasi.
Penjualan dari segmen mobil super mewah, terutama merek-merek seperti Ferrari, terbukti masih memiliki basis peminat yang kuat di Tanah Air.
Saat ini Agrinas memang tengah memproses impor 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari Mahindra & Mahindra Ltd, (M&M), serta 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Sejumlah unit juga bahkan sudah tiba di Indonesia.
Impor kendaraan pick-up dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) berisiko mematikan industri otomotif nasional dan tidak memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian domestik.
Pemerintah berencana mengimpor armada transportasi logistik berupa mobil pikap (pick-up) dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. Jumlahnya sekitar 105.000 unit. Angka ini mendekati jumlah mobil pikap yang diproduksi di dalam negeri.
Dari jumlah tersebut, Astra membukukan penjualan 34.867 unit dan menguasai 52% pangsa pasar nasional.
Menampilkan 12 dari 30 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.