Suster Irena Perangi TPPO, Psychological Safety dan Gambar Tanpa Penghapus
•
4 Menit Baca
Oleh:
Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.



Konser paduan suara Illuminare: American Choral Music akan digelar di J.S. Bach Recital Hall, Jakarta Pusat pada 23 Mei 2026. Pertunjukan ini menghadirkan karya-karya komposer populer Elaine Hagenberg bersama lagu-lagu khas Amerika lainnya, dengan tema yang menyoroti perjalanan emosional dari pergulatan batin menuju cahaya dan harapan. Acara ini menjadi kesempatan bagi penikmat musik klasik dan paduan suara untuk merasakan kekuatan musik dalam menyampaikan pesan spiritual sekaligus universal.
Drama tari Tari Obah Gerabah siap memikat publik di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, pada 23 Mei 2026 dengan menghadirkan kisah kehidupan para pengrajin gerabah melalui perpaduan gerak tari dan musik ritmis dari alat-alat gerabah. Pertunjukan yang dibawakan oleh penari dari anak-anak hingga dewasa ini menonjolkan nuansa tradisional yang kuat, menjadikan panggung sebagai ruang ekspresi budaya sekaligus perayaan kreativitas lokal yang autentik.
Museum Macan menghadirkan Pameran Menelan Cakrawala pada 23 Mei hingga 4 Oktober 2026, sebuah eksplorasi artistik yang menyoroti lanskap sebagai ruang yang terus berubah, dipengaruhi relasi kuasa dari masa kolonial hingga kapitalisme modern. Dikutip dari laman resmi museum, pameran ini menampilkan karya penting dari Kita, Chairil, dan Dua Siklus Tembang Puisi, yang mengajak pengunjung menelusuri bagaimana lanskap dibentuk melalui beragam cara pandang atau regimes of vision. Dengan pendekatan kontemporer yang kuat, pameran ini menjadi ruang refleksi kritis sekaligus pengalaman visual yang memikat.


Saudaraku, hidup itu ibarat seni menggambar tanpa penghapus.
Setiap gambar merekam jejak penziarahan manusia menuju pelabuhan sakral. Namun, perjalanan menuju dermaga harapan itu hanya berbekal peta buta.
Dengan peta buta, hidup dijalani ke depan, namun dipahami ke belakang. Setiap penghujung tahun, kita tengok gambar hidup kita. Yang tampak dalam hasil akhir lukisan itu tak selalu sesuai dengan bayangan saat keberangkatan.
Di sepanjang terang sapuan dasar, ada banyak goresan warna gelap. Di atas sukses ada gagal; di atas suka, ada duka; di atas rindu, ada berang; di atas harap ada cemas; di atas yakin ada ragu; di atas optimis, ada pesimis; di atas puas, ada kecewa.
Acap kali muncul sesal, andai aku tak begitu, mungkin gambar hidupku lebih indah. Namun, hidup yang dipahami ke belakang itu tak bisa menghapus sapuan warna yang terlanjur tergores pada kanvas kehidupan.
