Ratusan Siswa SMKN 3 Kediri Belajar Buat Roti dari Bogasari
Selain mengajar langsung di kalangan siswa, Bogasari juga sudah melatih 12 guru SMKN 3 Kediri secara bertahap pada Januari dan Juni 2026
Selain mengajar langsung di kalangan siswa, Bogasari juga sudah melatih 12 guru SMKN 3 Kediri secara bertahap pada Januari dan Juni 2026
Sebanyak 144 siswa kelas 11 jurusan kuliner SMKN 3 Kediri dari pagi sampai sore, Selasa 29 September 2026, berlatih membuat roti manis standar bakeri yang dipandu langsung baker dari Bogasari Baking Center Surabaya. Pelatihan membuat roti yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bogasari Mengajar ini sangat menarik dan disambut antusias oleh ratusan siswa dan guru, karena SMKN 3 Kediri sedang merintis bakeri di sekolah.
“Makanya kita tidak hanya mengajarkan secara praktik saja, tapi juga pengetahuan mendasar mengenai karakteristik terigu Bogasari serta pengaruh pemilihan bahan baku terhadap kualitas akhir olahan roti. Pemahaman akan spesifikasi bahan baku ini menjadi krusial agar para siswa SMKN yang jadi calon juru masak dan wirausahawan muda terbiasa mengandalkan produk berstandar tinggi saat terjun ke industri pastry dan bakery,” ucap Hadi Haudi, baker senior dari BBC yang didampingi Henri Ananto dari BBC Kediri dalam siaran pers yang dibagian kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).
Pelatihan khusus ini masih bagian dari kerja sama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari dengan SMKN 3 Kediri yang ditandatangani Oktober tahun lalu di pabrik Bogasari Surabaya. Pelatihan membuat aneka roti manis berlangsung intensif di ruang tata hidang dan praktik kuliner SMKN 3 Kediri. Selain menyasar para siswa melalui kegiatan terintegrasi dengan mata pelajaran kurikulum, kemitraan ini mencakup peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta penguatan unit teaching factory (TEFA) kuliner di lingkungan sekolah.

Hadi menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan proses pembelajaran di SMKN 3 Kediri selalu relevan dengan dinamika serta standar operasional dunia industri modern. Makanya pada sesi pendalaman materi, para siswa mempelajari formulasi resep, kalkulasi bahan, hingga pemahaman karakter serta peran tiap bahan baku roti. Pengajaran berlanjut pada sesi praktik langsung, di mana peserta diajak mengolah adonan dari awal, menguasai teknik pengadukan (kneading) hingga mencapai tingkat kalis ideal, melakukan pembentukan (shaping), memantau proses fermentasi (proofing), hingga mengatur suhu pengovenan untuk menghasilkan roti manis bertekstur lembut dan berkualitas jual.
Selain mengajar langsung di kalangan siswa, Bogasari juga sudah melatih 12 guru SMKN 3 Kediri secara bertahap pada Januari dan Juni 2026 lalu. Para guru berlatih khusus di BBC Surabaya dan langsung datang dari Kediri. Mereka berlatih selama 2 hari berturut-turut dengan total resep yang diajarkan 12 resep.
“Jadi melalui program Bogasari Mengajar dengan pendampingan terstruktur di kalangan SMK khususnya jurusan kuliner atau tata boga, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tapi juga berdaya saing tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekosistem kuliner nusantara. Kami berharap jiwa usaha sudah terbangun dari mulai bangku SMK,” ujar Hadi.