Mulyawan Gani Gemar Membuat Mebel dan Memahami Waham Kebesaran
Mulyawan Gani, CEO Digital Business Sinar Mas Land, menghabiskan waktu Sabtu dan Minggu untuk bermain dan menumpahkan ekspresi ide dan kreativitas dengan merakit furnitur kayu
Mulyawan Gani, CEO Digital Business Sinar Mas Land, menghabiskan waktu Sabtu dan Minggu untuk bermain dan menumpahkan ekspresi ide dan kreativitas dengan merakit furnitur kayu
Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.


Selanjutnya baca di sini

Loka Kreatif Viva La Waste - volucion: Galeri Nasional Indonesia menyelenggarakan lokakarya kreatif bertajuk Viva La Waste-volucion. Loka kreatif ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WIB. Bekerjasama dengan KamiSketsa, kegiatan ini mengajak peserta berusia minimal 13 tahun untuk melakukan upcycling atau mendaur ulang tutup botol bekas menjadi gantungan kunci yang unik. Ada biaya pendaftaran sebesar Rp 90.000 yang sudah mencakup tiket masuk Galeri Nasional dan bahan-bahan lokakarya. Acara ini menawarkan pengalaman liburan yang edukatif dan ramah lingkungan (eco-vibes). Informasi terkait pendaftaran dan lebih detail lainnya dapat langsung diakses melalui media sosial Instagram Galeri Nasional.
JakCloth Run 2025: Memeriahkan suasana akhir tahun, JakCloth Run 2025 akan kembali diselenggarakan pada hari Minggu, 28 Desember 2025, di Istora GBK Senayan, Jakarta. Kegiatan ini mengusung konsep 5K Fun Run yang memadukan olahraga lari dengan suasana belanja Year End Sale serta hiburan musik spesial dari Aldi Taher, Start Koplo, dan Christy Simarmata. Acara ini berlangsung pukul 06.00-12.00 WIB, para peserta akan mendapatkan fasilitas berupa racepack serta medali bagi mereka yang berhasil mencapai garis finis. Informasi lebih lanjut terkait dengan acara fun run ini dapat langsung mengakses media sosial Instagram resmi JakCloth Run.

Sepanjang sejarah umat manusia, dunia ini selalu dipenuhi jejak orang-orang ambisius yang memicu dampak kerusakan yang luar biasa. Dari Firaun hingga Adolf Hitler. Dari Alexander Agung, Genghis Khan, hingga Joseph Stalin dan Mao Zedong. Mereka punya kecenderungan merasa lebih dari orang lain, bahkan merasa dirinya Tuhan, atau setidaknya dipilih oleh Tuhan untuk mewakili-Nya di Bumi.
Sifat lebih unggul, lebih tinggi, ini mendorong seseorang punya keinginan mengeksploitasi pihak lain, karena pihak lain itu dianggap objek, bukan pihak yang setara. Begitulah sifat manusia yang kini dikenal sebagai megalomania atau delusions of grandeur. Sifat delusi keagungan ini secara psikologis memang bukan hal yang wajar. Karena ia merupakan gejala gangguan kejiwaan yang perlu diwaspadai.
Gangguan yang juga dikenal dengan istilah waham kebesaran (grandiose delusion) ini, dapat membuat seseorang memusatkan perhatiannya pada diri sendiri. Beberapa orang sehat memang dapat memiliki pendapat yang terlalu tinggi tentang diri mereka sendiri, namun, tidak seperti orang normal, seorang megalomania yakin tak tergoyahkan, bahwa delusi mereka benar. Bahkan ia juga bisa mempengaruhi orang lain untuk mengikuti sudut pandangnya dan menjadikannya sebagai pemimpin.

Selanjutnya baca di sini