Kemelut Hormuz yang Merantai Pasokan Dunia

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Kemelut Hormuz yang Merantai Pasokan Dunia
ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Pemerintah Tetapkan Pekerja Bisa WFH Tiap Jumat

  • Pemerintah pada Selasa (31/3/2025) secara resmi memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Selain itu pemerintah juga menerapkan pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50% dan mendorong penggunaan transportasi publik dalam rangka mobilitas dari dan ke kantor. Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri diberlakukan sebanyak 50%, sementara perjalanan dinas luar negeri diberlakukan sebanyak 70%. Sektor strategis seperti industri, produksi, energi, air, bahan pokok, makanan-minuman, perdagangan, transportasi dan logistik, serta sektor keuangan dikecualikan dari penerapan aturan ini.

Kerja Sama USD 23,63 Miliar dengan Jepang Dorong RI Naik Kelas

  • Kekuatan hubungan bilateral Indonesia-Jepang kian dikukuhkan lewat penandatanganan nota kesepahaman senilai USD 23,63 miliar atau Rp401,71 triliun, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Tak hanya menjanjikan dari segi nilai, akselerasi industri strategis dalam kesepakatan tersebut diharapkan menjadi kunci Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Pastikan Pasokan Aman, Harga BBM Batal Naik

  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak akan mengalami kenaikan per 1 April 2026, menyusul terjaganya stok nasional di atas ambang batas aman meski di tengah fluktuasi harga pasar dan isu dokumen proyeksi harga yang sempat memicu panic buying. Guna menjaga stabilitas pasokan, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang, cerdas memilah informasi, serta mengonsumsi BBM secara bijak dan wajar sesuai kebutuhan harian.

Kemelut Hormuz Berimbas Naiknya Harga Plastik dan Makanan Minuman

  • Terhambatnya rantai pasok, lonjakan harga energi dan ketersediaan bahan baku memukul industri berbasis konsumsi seperti makanan dan minuman hingga produk rumah tangga. Adalah Sri Wahyuni (46), seorang pedagang toko kelontong di Bekasi Jawa Barat yang mengeluhkan kenaikan harga plastik pasca libur lebaran. Ia mengatakan harga plastik kemasan jenis thinwall mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, dari harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp26.000 kini melonjak menjadi Rp33.000 per pak.
  • Produk-produk seperti makanan ringan, minuman kemasan hingga plastik kemasan mengalami tekanan biaya yang mendorong kenaikan harga secara bertahap. Henny Kusuma Astutik (40), pengusaha katering rumahan di Bekasi, mengaku harus menyesuaikan harga jual produknya akibat lonjakan biaya bahan baku dan kemasan. Harga nasi ayam ketumbar yang dijualnya naik dari Rp15.000 menjadi Rp18.000 per porsi. 

Video Pilihan: Jepang Investasi Rp 384 Triliun Di RI

Jepang Investasi Rp 384 Triliun Di RI
Pemerintah Indonesia memastikan rencana investasi dan kemitraan bisnis Jepang di dalam negeri dengan total nilai mencapai sekitar US$22,6 miliar atau setara Rp384,2 triliun. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto, komitmen investasi Jepang bahkan mencapai sekitar US$

Pasang Surut Perdagangan RI-Jepang

  • Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang minggu ini membawa misi untuk memperkuat fondasi kerjasama ekonomi yang telah terjalin lebih dari lima dekade. Sebagai salah satu mitra dagang utama, Jepang memiliki pengaruh sistemik terhadap stabilitas ekonomi nasional. Data perdagangan antara Indonesia dengan Jepang selama lima tahun terakhir (2021-2025) menunjukkan hubungan dagang kedua negara mengalami pasang surut. Puncak total nilai perdagangan tercapai pada tahun 2022 di mana nilai ekspor menembus 24 miliar dollar AS. Nilai ekspor perlahan menurun hingga tahun 2025 tercatat menjadi 17 miliar dollar AS. Namun, Indonesia secara konsisten masih mempertahankan posisi surplus. Neraca perdagangan tetap berada di zona positif, dengan surplus tahun 2025 tercatat sebesar 3,14 miliar dollar AS. Meski posisi tawar produk Indonesia di pasar Jepang masih sangat kuat, surplus di tahun 2025 tercatat sebagai yang terendah sejak 2021.

Potensi Indonesia Gaet Investor Jepang

  • Dalam rentang 2020–2025, tren realisasi investasi Jepang ke Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2023 dengan nilai mencapai 4,6 miliar dollar AS. Jumlah tersebut merepresentasikan 9,2% dari total investasi asing di Indonesia kala itu. Di tahun-tahun berikutnya realisasi investasi Jepang menurun, yakni menjadi 3,7 miliar dollar AS (6,2%) pada tahun 2024 dan 3,1 miliar dollar AS (5,5%) pada tahun 2025. Meski demikian, Jepang tetap menjadi salah satu investor utama yang menyokong struktur industri manufaktur dan infrastruktur nasional.

Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Infasi Maret 2026 dan Perkembangan Ekspor-Impor Februari 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis perkembangan inflasi Maret 2026 dan perkembangan ekspor impor Februari 2026 pada Rabu 1 April 2026. Adapun BRS ini rencananya akan diumumkan pukul 11.00 WIB secara hibrida dari Youtube BPS ataupun disampaikan secara langsung di Kantor Pusat BPS di Pasar Baru, Jakarta.

Rilis Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia Maret 2026. Lembaga riset global S&P Global berencana akan merilis laporan PMI Manufaktur Indonesia pada Rabu 1 April 2026. Adapun laporan ini bisa diunduh dan dibaca dari situs resmi S&P Global.

"Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya." (Peter Drucker - Bapak Manajemen Modern)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya