Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Suharso Monoarfa Belajar Hidup Dari Jalanan
Bagi Suharso Monoarfa, memahami keadaan masyarakat tidak melulu harus melalui dokumen tebal, angka statistik, ataupun pertemuan resmi. Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk periode 2019-2024 ini malah memperoleh banyak pelajaran dari diskusi ringan dengan masyarakat yang ia temui di jalan.
Mulai dari pembersih jalan, pedagang makanan, sampai juru parkir, Suharso menyatakan bahwa ia mendapatkan perspektif yang mendalam tentang kehidupan sehari-hari masyarakat, yang selanjutnya memengaruhi pandangannya dalam merumuskan kebijakan publik kala itu agar lebih tepat dan efisien.
Walaupun sudah tak lagi berperan dalam pemerintahan, Suharso kini masih terus mempertahankan rutinitas aktivitas fisik bahkan hampir setiap hari. Dia menghabiskan waktunya dengan berbagai jenis olahraga mulai dari berjalan kaki, bermain tenis meja, hingga renang. Semua kegiatan yang telah lama dijalaninya ini bertujuan untuk mempertahankan kebugaran dan kedisiplinan dalam hidupnya.
“Saya itu punya kebiasaan sih ya, membaca, lalu main tenis meja, walking exercise. Saya walking exercise itu Jumat, Sabtu, dan Minggu, hari Selasa pagi saya main ping pong, hari Rabu saya berenang, Senin dan Kamis saya puasa, dan Jumat sampai Minggu saya pasti baca buku,” ucap Suharso saat ditemui usai acara Indonesia Investor Relations Forum (IRF) di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (11/05/2026).


EXO Planet #6 – The EXhOrizon Jakarta: Boyband asal Korea Selatan, EXO siap mengguncang Jakarta akhir pekan ini dengan konser yang bertajuk EXO Planet #6 – The EXhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena GBK Jakarta. Diperkirakan ribuan EXO-L akan memenuhi stadion. Penukaran tiket akan dimulai pagi hari, menjadikan acara ini salah satu magnet massa terbesar tahun ini. Pertunjukan akan digelar dua hari berturut-turut, yakni Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 18.30 WIB dan Minggu, 7 Juni 2026 pukul 15.00 WIB
Grand Finals PUBG Mobile: Area Tennis Indoor Senayan akan menjadi pusat dunia esports pada 6–7 Juni 2026, ketika babak Grand Finals PUBG Mobile digelar dengan format Smash Rule yang menantang. Sebanyak 16 tim elit internasional siap bertarung memperebutkan gelar juara, menjadikan Jakarta panggung kompetisi global yang dipastikan menyedot perhatian komunitas gim dan penonton setia game di Indonesia.

Perundungan Berjamaah yang Kejam
Suatu waktu, pada dekade 1980-an, seorang psikolog dan psikiater Swedia kelahiran Jerman, Heinz Leymann tertarik melakukan penelitian terhadap fenomena di rumah sakit di negeri skandinavia itu. Disana, ia mendapati banyak perawat yang mengalami depresi.
Mereka mengalami tekanan psikologis parah akibat bermusuhan di lingkungan kerja. Bahkan beberapa mencoba melakukan bunuh diri karena dampak serius dari hal ini. Penelusuran Leymann membawanya ke sebuah perilaku di dalam organisasi yang ia teliti, tentang kecenderungan beberapa orang memusuhi individu dalam jangka panjang.
Ia mengistilahkan fenomena ini sebagai mobbing, semacam perundungan masif di lingkungan kerja yang berdampak signifikan ke korbannya. Dalam buku pertamanya (tahun 1986) yang berjudul Vuxenmobbing – om psykiskt våld I arbetslivet atau yang dalam bahasa Inggris Adult Mobbing: on Mental Violence in Working Life, mobbing didefinisikan sebagai perilaku bermusuhan dan komunikasi yang tidak etis, yang diarahkan secara sistematis oleh satu atau beberapa individu terhadap satu individu yang lainnya.
Mobbing membuat individu menjadi terdesak kepada posisi yang tidak berdaya dan lemah, di mana mereka kemudian ditahan pada posisi tersebut, sementara aktivitas intimidasi ini akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Jodoh
Saudaraku,
Jodoh itu bukan soal siapa yang kau cari dengan susah payah, tapi siapa yang, pada akhirnya, menemukanmu. Ia seperti tarikan bumi terhadap segala yang terlontar ke langit—kau bisa terbang sejauh mungkin, mendaki ketinggian, melampaui gunung dan samudra, namun akan tetap jatuh dalam pelukan asalmu.
Ada hukum sunyi yang bekerja di luar kehendakmu; sebuah gaya yang mengatur pertemuan tanpa perlu paksaan. Seperti embun yang tahu kapan harus jatuh ke rerumputan, seperti daun kering yang akhirnya berserah pada angin. Begitu pula jodoh—datang bukan karena kepandaianmu mengatur langkah, melainkan karena semesta telah menuliskan jalannya.
Sejauh apapun engkau mengembara, sehebat apapun engkau membangun tembok di sekeliling hati, tetap ada satu nama yang diam-diam mengeja dirimu dalam setiap denyut napas. Ada satu jiwa yang, tanpa kau tahu, telah menghafal sepi dan harapmu.
