Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) pada Selasa (28/7/2026) resmi mengoperasikan fasilitas pembelajaran baru bernuansa ramah lingkungan, At Thohir Vidya Loka, di Lantai 4 Gedung Prof. Wahjudi Prakarsa, Kampus Salemba, Jakarta.
Fasilitas tersebut hadir berkat kerja sama strategis dengan Yayasan Mochamad Thohir. Peresmian ruang belajar modern ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak sebagai pijakan kolaborasi jangka panjang di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan kepemimpinan.
Ruang At Thohir Vidya Loka dirancang bukan sekadar tempat kuliah biasa, melainkan ekosistem pembelajaran terintegrasi. Namanya diambil dari bahasa Sanskerta Vidya berarti pengetahuan dan Loka bermakna ruang atau dunia. Kelas ini akan difungsikan untuk mendorong inovasi, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan mahasiswa.

Menariknya, ruang ini mengusung konsep arsitektur berkelanjutan yang menyatukan empat elemen alam yaitu tanah, air, angin, dan matahari. Konsep tersebut diwujudkan melalui penggunaan tanaman asli, elemen air, sistem ventilasi yang optimal, serta pemanfaatan cahaya alami secara maksimal, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Kehadiran At Thohir Vidya Loka merupakan wujud komitmen Yayasan Mochamad Thohir dalam mendukung pendidikan berkualitas di Indonesia. Ruang ini diharapkan menjadi tempat lahirnya calon-calon pemimpin masa depan Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan serta keseimbangan antara manusia dan alam.
Ketua MM FEB UI, Prof. Dr. Rifelly Dewi Astuti, menegaskanbahwa kolaborasi ini merupakan contoh nyata kemitraan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi dunia pendidikan.
"At Thohir Vidya Loka bukan sekadar ruang fisik, melainkan ruang kolaborasi yang akan melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kepemimpinan masa depan. Kami percaya bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga filantropi merupakan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Rifelly dalam press release.

Sebagai bentuk komitmen Yayasan Mochamad Thohir dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Giovanna Aanisa Thohir, menyampaikan bahwa kehadiran At Thohir Vidya Loka merupakan bagian dari visi yayasan untuk menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan.
"At Thohir Vidya Loka merupakan wujud komitmen Yayasan Mochamad Thohir terhadap pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Di sini, mahasiswa MM FEB UI tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga ditumbuhkan kepekaannya terhadap lingkungan sekitar. Kami percaya bahwa pemimpin masa depan Indonesia harus lahir dari ruang yang menyeimbangkan kecerdasan akademis dengan kearifan menjaga alam," ujar Giovanna.
Lewat kesepakatan MoU ini, kolaborasi MM FEB UI dan Yayasan Mochamad Thohir tak berhenti di ranah fisik semata. Ke depan, keduanya siap menggarap riset bersama, program kepemimpinan, penyediaan beasiswa, hingga kegiatan sosial yang berorientasi pada penyediaan SDM berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045.