Kerjasama Indonesia-Korsel, Kelanjutan Reformasi Pasar Modal, dan Kebijakan WFH

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Kerjasama Indonesia-Korsel, Kelanjutan Reformasi Pasar Modal, dan Kebijakan WFH
Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Keputusan WFH 1 Hari Sepekan, Responsif dengan Efek Politis Paling Kecil

  • Pemerintah mulai memberlakukan pola kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) pemerintah daerah yakni bekerja satu hari di rumah (work from home/WFH) dalam sepekan setiap Jumat mulai 1 April 2026. Pengamat menilai kebijakan ini jadi langkah yang baik untuk merespon potensi krisis energi dengan efek politis yang paling kecil. WFH adalah respons cepat dengan efek politis paling kecil. Meski demikian, ia menekankan bahwa penerapan WFH 1 hari tetap perlu memperhatikan performa pelayanan publik, terutama jika dilaksanakan pada hari Jumat.

4 dari 8 Agenda Reformasi Pasar Modal Telah Dijalankan

  • Empat agenda reformasi pasar modal yang telah dijalankan adalah 1. Penyediaan data kepemilikan saham Perusahaan Tercatat di atas 1% kepada publik; 2. Implementasi pengumuman High Shareholding Concentration (HSC);3. Penguatan granularity klasifikasi investor dalam data kepemilikan saham KSEI, menjadi total 39 klasifikasi dan tipe investor; 4. Kenaikan batas minimum free float menjadi 15%. Harapannya, era baru tata kelola pasar modal ini bisa memperkuat akuntabilitas pengelolaan pasar modal, mengembalikan confidence investor global, yang berujung pada melesatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Bulog Siapkan Rp5 Triliun Bangun 100 Gudang, Perkuat Sistem Pangan Nasional

  • Perum Bulog siap membangun 100 gudang baru atau infrastruktur pasca panen dengan anggaran mencapai Rp5 triliun. Pembangunan akan dilakukan di 92 kabupaten sebagai bagian dari penguatan sistem pasca panen nasional. Program tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 terkait pembangunan 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia.

Memperkuat Poros Ekonomi Indonesia-Korea Selatan

  • Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Presiden Prabowo berupaya memastikan bahwa kemitraan strategis dengan Korea Selatan menjadi pilar utama pendukung pertumbuhan industri nasional, khususnya dalam transformasi teknologi dan energi hijau. Menilik data perdagangan selama enam tahun terakhir, hubungan ekonomi kedua negara cukup dinamis dengan kecenderungan Indonesia mampu menekan impor dari negeri ginseng tersebut. Setelah sempat mengalami defisit pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing sebesar 341,8 juta dolar AS dan 445,3 juta dolar AS, Indonesia berhasil membalikkan keadaan sejak tahun 2022 dengan mencatatkan surplus perdagangan. 

Babak Baru Kemitraan Indonesia dan Korea Selatan Lewat Investasi Rp 173 Triliun

  • Fokus utama kunjungan Presiden Prabowo ke Korea Selatan kali ini ditujukan untuk penguatan sektor investasi dan integrasi rantai pasok industri masa depan. Capaian langkah diplomasi tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto berupa pengamanan komitmen investasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 173 triliun. Capaian tersebut lahir dari kesepakatan antarpelaku bisnis kedua negara yang mencakup berbagai sektor strategis. Dalam satu dekade terakhir, tren realisasi penanaman modal asing (PMA) asal Korea Selatan menunjukkan dinamika yang menarik, namun cenderung ekspansif. Meskipun sempat mengalami penurunan pada periode 2017-2019, grafik investasi kembali melesat pasca-pandemi, puncaknya mencapai 2.987,7 juta dolar AS pada tahun 2024. 

Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maret 2026. Jumpa pers hasil acara ini akan diselenggarakan Senin 6 April 2026 pukul 09.00 WIB - 11.00 WIB yang ditayangkan secara daring dari zoom maupun link Youtube OJK. Dalam acara ini, OJK rutin membeberkan perkembangan kinerja industri jasa keuangan per sektor antara lain dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun dan lain-lain. Ini merupakan RDKB perdana formasi baru jajaran baru dewan komisioner OJK usai pelantikan sejumlah dewan komisioner baru pada 25 Maret lalu.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR soal Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Acara ini rencananya akan diselenggarakan Senin 6 April 2026 jam 10.00 WIB di Kompleks Parlemen, Jakarta. Rencananya akan hadir pakar air tanah dan pakar lingkungan/konservasi sumber daya air. Adapun agenda pembahasannya antara lain mengenai pemanfaatan air tanah dalam/akuifer untuk industri AMDK; dampak pemanfaatan massif air tanah dan strategi pelestarian/konservasi sumber daya air.

"Saya telah gagal dalam lebih dari 9.000 tembakan dalam karier saya. Saya telah kalah dalam hampir 300 pertandingan. Sebanyak 26 kali, saya dipercaya untuk melakukan tembakan penentu kemenangan dan gagal. Saya telah gagal terus-menerus dalam hidup saya. Dan itulah mengapa saya berhasil." (Michael Jordan - Legenda Megabintang Basket Dunia)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya